Tips Merawat Popok Kain Modern Tips Merawat Popok Kain Modern

Tips Merawat Popok Kain Modern

29 July 2017

Popok bayi adalah salah satu contoh kebutuhan bayi yang tidak bisa dihindari. Popok kain ataupun popok sekali pakai, si kecil pasti harus menggunakan popok demi kebersihannya. Tinggal Bunda yang harus bijak memilih jenis popok yang sesuai dengan gaya hidup dan budget kebutuhan bayi keluarga Bunda. Popok kain yang kurang praktis tapi lebih hemat lebih cocok untuk Bunda yang tidak berkeberatan sering mencuci popok kain dalam jumlah besar. Sedangkan popok sekali pakai yang lebih praktis lebih cocok untuk Bunda yang tidak punya banyak waktu tapi tidak berkeberatan dengan pengeluaran ekstra untuk kebutuhan bayi demi membeli popok bayi sekali pakai yang cenderung tidak murah.

Tapi, saat ini ada alternatif popok bayi yang semakin populer, yaitu cloth diaper alias clodi. Seperti popok sekali pakai, clodi tidak mudah bocor dan bisa dipakai lebih lama. Tapi uniknya, clodi bisa dicuci dan dipakai ulang seperti popok kain biasa. Akibatnya, clodi lebih praktis dibandingkan popok kain dan lebih hemat daripada popok sekali pakai. Tapi dengan bentuk yang berbeda dengan popok kain ataupun popok sekali pakai, clodi tentu saja membutuhkan cara perawatan yang berbeda pula. Beberapa langkah perawatan clodi dan insert-nya yang perlu Bunda lakukan adalah:

  1. Setelah dibeli, clodi harus dicuci terlebih dulu sebelum dipakai. Kebanyakan produsen clodi menyarankan clodi dicuci dulu sebanyak 3 kali untuk menghilangkan lapisan kimia dalam proses finishing clodi. Hal ini juga membantu meningkatkan daya serap popok.
  2. Jangan rendam clodi terlalu lama, terutama dalam air berdeterjen. Hal ini dilakukan untuk menjaga lapisan PUL di bagian dalam clodi agar tidak mudah rusak dan agar bakteri tak sempat berkembang biak.
  3. Kurangi penggunaan deterjen saat mencuci clodi hingga seperempat jumlah deterjen yang biasa Bunda gunakan.
  4. Gunakan deterjen yang tidak menggunakan pemutih, pelembut, ataupun pewangi. Bahan kimia dalam deterjen tersebut bisa merusak dan mengurangi daya serap clodi.
  5. Bilas clodi dengan saksama, biasanya sekitar 2-3 kali, hingga busa sisa deterjen benar-benar telah hilang.
  6. Setelah beberapa kali pemakaian, biasanya daya serap clodi menjadi sedikit berkurang. Bunda bisa mengembalikan daya serapnya dengan cara melakukan stripping. Caranya: rendam insert clodi dalam air mendidih selama beberapa saat hingga air agak dingin. Lalu peras dan buang airnya. Lakukan proses ini selama 2-3 kali, lalu cuci clodi seperti biasa.

Walau berbeda, baik popok kain, clodi, maupun popok sekali pakai memiliki 1 kesamaan, yaitu harus segera diganti bila telah basah. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah ruam popok. Kalau ruam popok sudah terjadi, Bunda bisa menggunakan produk Zwitsal Baby Cream yang mengandung Zinc, sehingga membantu mengatasi ruam popok. Bila ruam sudah membaik, baby cream ini bisa terus digunakan untuk mencegah ruam popok terjadi kembali.

Baik clodi, popok kain, ataupun popok sekali pakai memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, jenis popok mana yang akan Bunda pilih untuk si kecil?

Sumber:

http://health.howstuffworks.com/skin-care/information/health-factors/cloth-diapers-better.htm

http://www.tabloidnova.com/Nova/Tips/Mencuci-Popok-Kain-Modern

http://theurbanmama.com/articles/perawatan-cloth-diaper.html

Go to Top