Zwitsal | Tips Mencegah dan Menangani Gigitan Nyamuk Zwitsal | Tips Mencegah dan Menangani Gigitan Nyamuk

Zwitsal | Tips Mencegah dan Menangani Gigitan Nyamuk

29 July 2017

Musim panas adalah saatnya berlibur dan bersenang-senang bersama si kecil. Tapi, jangan lupa untuk menjaga kulit bayi dari gigitan nyamuk nakal, ya. Apalagi, biasanya nyamuk lebih sering muncul di musim panas, dan lebih aktif di sore dan malam hari. Kalau si kecil digigit nyamuk, kulit sensitifnya bisa jadi gatal, kemerahan, dan bentol. Belum lagi risiko kesehatan yang muncul bila ia digigit nyamuk. Jadi, mencegah dan menjaga kulit bayi dari gigitan nyamuk tak boleh dilewatkan saat musim panas ini.

Beberapa cara untuk mencegah gigitan nyamuk adalah:

  1. Jauhkan si kecil dari area yang sering menjadi sarang nyamuk, seperti kebun atau tempat yang terdapat genangan air.
  2. Sebaiknya, Bunda dan si kecil tetap berada di dalam rumah sejak matahari terbenam hingga pagi hari, karena saat itu merupakan saat ketika nyamuk sedang sangat aktif.
  3. Pasang kawat nyamuk di pintu dan jendela agar nyamuk dan serangga lainnya tidak bisa memasuki rumah Bunda.
  4. Buang air yang tergenang di halaman, kebun, dan sekitar rumah Bunda yang bisa jadi sarang nyamuk.
  5. Gunakan losion penangkal nyamuk yang aman untuk bayi. Produk Zwitsal Natural Baby Skin Protector Lotion bisa jadi pilihan Bunda. Tapi ingat, bayi dengan umur di bawah 2 bulan tidak disarankan untuk menggunakan losion penangkal nyamuk, ya.
  6. Kalau akan pergi malam hari ke suatu tempat di luar ruangan, pakaikan baju lengan panjang dan celana panjang untuk melindungi tubuhnya. Pilihlah pula pakaian dengan warna terang, karena nyamuk cenderung lebih tertarik dengan warna gelap.

Lalu, bagaimana kalau si kecil sudah terlanjur digigit nyamuk? Berikut ini adalah beberapa cara penanganannya:

  1. Oleskan krim hydrocortisone untuk mengurangi rasa gatal pada bentol. Chamomile Extract yang terkandung pada produk Zwitsal Natural Baby Skin Protector Lotion juga membantu mengurangi rasa gatal, lho.
  2. Jangan biarkan si kecil menggaruk bentol bekas gigitan nyamuk karena garukan akan melukai kulit di sekitar area bentol dan membuat bakteri lebih mudah masuk ke dalam kulit. Kalau perlu, pastikan kuku si kecil cukup pendek agar dia tidak melukai dirinya saat menggaruk bekas gigitan serangga.
  3. Gigitan serangga, bahkan nyamuk, memiliki risiko infeksi. Jadi, kalau gigitan serangga jadi membengkak dan berair, atau terasa hangat saat disentuh, tak ada salahnya berkonsultasi pada dokter anak untuk menghilangkan kemungkinan bahwa bekas gigitan telah terinfeksi.

Pencegahan gigitan nyamuk merupakan salah satu cara menjaga kulit bayi serta kesehatannya. Jangan biarkan si kecil digigit nyamuk ya, Bunda.

Sumber:

whattoexpect.com/toddler/childhood-injuries/mosquito-bites-in-children.aspx

raisingchildren.net.au/articles/insect_bites.html

Go to Top