Momen Pertama

Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan

29 July 2017

Pada usia 8 bulan, si kecil sudah mampu duduk sendiri selama beberapa detik sebelum menyangga tubuhnya dengan kedua tangan. Walaupun punggungnya belum bisa benar-benar lurus, kemampuan ini sudah jadi langkah penting. Selain itu, bayi juga semakin suka mengoceh. Dan, walaupun belum sepenuhnya memahami perkataan Bunda, ia akan segera mengerti arti kata ‘tidak’. Jadi, ketika Bunda mengucapkan kata tersebut untuk melarang si kecil melakukan sesuatu, ia akan mengerti bahwa dirinya tidak boleh melakukan hal tersebut. Tentu saja, akan tiba saat ketika kata ‘tidak’ pun mungkin tak akan menghentikannya dari melakukan hal yang ia inginkan.

Di usia ini, jika si kecil masih belum terdengar mengoceh atau mengucapkan sepatah kata pun, segera bawa ia ke dokter ya, Bunda. Hal ini bisa menjadi tanda adanya keterlambatan pada perkembangan anak. Kesehatan anak Semakin aktif si kecil, tentu risiko cidera pun meningkat. Karena itu, kalau si kecil terjatuh, terbentur, atau mengalami kecelakaan lainnya, perhatikan sikap dan cara geraknya selama beberapa waktu setelah kecelakaan terjadi. Tulang yang retak, otot yang keseleo, ataupun masalah lainnya pasti akan menimbulkan perubahan pada sikap dan cara gerak bayi. Jadi, kalau Bunda melihat perbedaan pada sikapnya, segera bawa ia ke dokter. Cidera pada bayi yang tidak segera ditangani dengan baik bisa menjadi permanen dan mengganggu tumbuh kembangnya.

Tips Yang Bisa Bunda Lakukan Untuk Mengoptimalkan Perkembangannya Pada Usia 8 Bulan

  • Risiko lain pada kesehatan bayi juga datang dari kebiasaannya memasukkan benda ke dalam mulut, terutama mainan bayi yang sering dijumpainya. Karena itulah, Bunda harus menjaga kebersihan mainan bayi dengan mencucinya secara teratur.
  • Seminggu sekali, cucilah mainan plastik dengan sabun pencuci piring dan bilas dengan air bersih. Setelah itu, angin-anginkan mainan bayi hingga kering. Namun apabila mainan tersebut jatuh ke lantai, baiknya segera dicuci.

Baca: Mencermati Perkembangan Bayi Baru Lahir

Selain itu, sebulan sekali Bunda juga disarankan merendam mainan plastik dalam campuran air dan klorin dengan perbandingan 9:1. Setelah direndam selama 1 jam, cuci mainan dengan sabun pencuci piring, bilas dengan air bersih, dan angin-anginkan hingga kering. Membersihkan mainan bayi secara rutin akan mengurangi risiko penyakit yang disebabkan kotoran atau kuman pada mainan.

Sumber:

Deteksi Tumbuh Kembang Anak oleh Ari Sulistyowati;

38 Panduan Pintar Pengasuhan Bayi Minggu per Minggu; hal. 135, 140, 141

whattoexpect.com/first-year/month-by-month/month-8.aspx

Go to Top