Lewati ke:
Terakhir diperbarui: 29 Januari 2026
Menyambut bayi baru lahir merupakan momen penuh haru sekaligus tantangan, terutama bagi orang tua baru. Rasa cemas saat menggendong, memandikan, atau mengganti popok adalah hal yang wajar. Cara merawat bayi baru lahir tidak harus terasa menakutkan, karena dengan memahami langkah perawatan newborn, AyBun dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi si Kecil sejak hari pertamanya di dunia.
Bagaimana Cara Merawat Bayi Baru Lahir?
Perlu AyBun ketahui, cara mengurus bayi baru lahir memerlukan perhatian khusus. Soalnya, kulitnya masih sangat sensitif, sistem imun masih berkembang, dan ia membutuhkan banyak sentuhan serta rasa aman dari AyBun. Yuk, AyBun simak langkah-langkah dalam cara merawat bayi baru lahir ini!
1. Jaga kebersihan diri sebelum berkontak langsung
Pastikan AyBun selalu menjaga kebersihan sebelum menyentuh bayi. Cuci tangan terlebih dahulu dan pastikan AyBun mengenakan pakaian yang bersih. Ini karena sistem kekebalan tubuh bayi masih lemah dan rentan terhadap infeksi dan paparan virus.
2. Rawat tali pusar dengan tepat
Salah satu perawatan bayi lahir yang penting adalah perawatan khusus untuk tali pusar agar cepat kering dan lepas dengan sendirinya. Pastikan area pusar tetap kering dan bersih, serta jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum merawat tali pusar bayi. Sebisa mungkin, biarkan tali pusar terkena udara terbuka agar area itu kering lebih baik dan cepat.
Bersihkan area tali pusar dengan tekanan lembut menggunakan kapas basah atau kain bersih bila perlu, hindari alkohol kecuali disarankan dokter. Jangan lupa juga untuk menghindari posisi popok terlalu tinggi supaya tidak menutupi atau menggesek area tali pusar si Kecil. Perhatikan juga tanda infeksi, ya. Segera konsultasikan ke dokter bila tali pusar tampak merah atau mengeluarkan cairan.
3. Gendong dengan benar dan aman
Bagaimana kalau si Kecil rewel? AyBun bisa menerapkan salah satu tips merawat bayi baru lahir agar tidak rewel, yaitu dengan menggendong si Kecil. Kalau masih rewel, kemungkinan ia tidak nyaman. Lakukan cara menggendong bayi yang benar dengan menyangga bagian kepala, leher, punggung, dan bokong si Kecil di atas lengan Ayah atau Bunda.
Ketika akan menggendong, pilih posisi yang paling nyaman, ya. Bila masih terasa canggung, AyBun dapat menggendong si Kecil dalam posisi duduk, menggunakan gendongan, atau bantal. Hindari mengguncang atau mengayun bayi berlebihan karena dapat menyebabkan pendarahan otak atau mengalami sindrom bayi terguncang.
4. Ganti popoknya secara rutin
Saat AyBun mengganti popok, pastikan si Kecil sudah dibaringkan di tempat yang nyaman dan bersih, ya. Sebaiknya hindari mengganti popok bayi di tempat yang kurang terjaga higienitasnya, contohnya kamar mandi umum yang berisiko terkena paparan bakteri.
Agar si Kecil tetap nyaman dan tidak rewel, pastikan kulit area popok tetap bersih dan kering. Popok yang basah akan membuatnya risih, sekaligus meningkatkan risiko iritasi atau ruam popok pada kulit si Kecil. Gunakan Zwitsal Baby Wipes Rich Moisture yang hipoalergenik dan teruji dermatologis untuk menyeka dan membersihkan area popok si Kecil. Tisu basah yang aman kulit sensitif ini juga dapat AyBun andalkan untuk aktivitas harian si Kecil.
5. Mandikan dengan frekuensi sesuai
Memandikan bayi merupakan momen bonding yang berharga antara AyBun dan si Kecil. Pastikan AyBun memandikan bayi baru lahir dengan benar, yaitu menggunakan air bersuhu hangat. Air yang terlalu dingin akan membuat bayi merasa tidak nyaman, sedangkan air yang terlalu panas bisa menyebabkan iritasi dan kulit kering. Gunakan air hangat kuku atau bersuhu 37-38°C untuk memandikan si Kecil.
Selain mempersiapkan perlengkapan bayi baru lahir, tentunya AyBun juga wajib menyediakan produk sabun dan sampo yang aman untuk newborn. Mandikan si Kecil dengan Zwitsal Hair & Body Bath Milky Honey yang punya formula lembut dan sudah teruji secara dermatologis. Sabun bayi ini diperkaya dengan Ekstrak Madu serta 6x Prebiotic Moisturizer untuk melembapkan kulitnya.
6. Pastikan konsumsi ASI si Kecil cukup
Sepulang dari rumah sakit, sangat penting bagi Bunda untuk dapat menerapkan cara menyusui dengan benar agar nutrisi si Kecil terpenuhi. Berikan ASI sesuai kebutuhan si Kecil. Bayi yang lapar akan menunjukkan tanda-tanda seperti memasukkan tangan ke dalam mulut, menggenggam tangan, hingga mengeluarkan suara seperti mengecap-ngecap.
7. Jaga suhu tubuh si Kecil agar tetap hangat
Salah satu prinsip dalam cara merawat bayi baru lahir adalah menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat (thermal care). Sebuah studi dari World Health Organization (2023) merekomendasikan kontak kulit ke kulit bisa dimulai segera bahkan sejak menit-menit awal kehidupan, sebagai standar perawatan rutin.
Kontak skin to skin yang meniru gaya kangguru ini terbukti efektif dalam mencegah hipotermia, menstabilkan suhu tubuh, mendukung pernapasan, serta meningkatkan keberlangsungan hidup bayi¹. Caranya dengan menempatkan si Kecil di antara kedua sisi payudara Bunda dengan posisi kepala menghadap ke salah satu sisi. Posisi ini membuat tubuh si Kecil tetap hangat dan nyaman.
8. Kenakan pakaian bayi yang lembut dan nyaman
Pilih bahan pakaian bayi yang dibuat dari katun lembut, menyerap keringat, dan tidak ketat. Kenakan atasan, popok, celana, serta selimut dan topi jika bayi kedinginan. Tidak dianjurkan untuk membedong karena dapat membatasi gerak si Kecil. Selain itu, hindari pula penggunaan gurita karena bayi lebih banyak bernapas menggunakan otot-otot perut.
9. Pastikan si Kecil cukup tidur
Bayi newborn idealnya tidur sekitar 14-18 jam sehari dan waktunya belum teratur. Agar si Kecil cukup tidur, AyBun dapat melakukan cara menidurkan bayi dengan rutinitas yang konsisten. Bentuk pola tidur sehat dengan menentukan waktu yang sama. Misalnya sesudah mandi atau menyusui.
Pada dua bulan pertama sejak kelahirannya, si Kecil perlu menyusu setiap 2 jam sekali, sehingga ia bakal sering terbangun di malam hari. Namun, saat si Kecil berusia 3-6 bulan, ia sudah mampu tidur selama sekitar 6 jam. Saat inilah AyBun mulai bisa menciptakan pola tidurnya.
Agar tidurnya nyaman, pastikan juga ia terhindar dari gigitan nyamuk. Oleskan Zwitsal Baby Skin Protector Natural Lotion pada si Kecil sebelum tidur untuk membantu mencegah gigitan nyamuk atau serangga. Formulanya yang mengandung Chamomile Extract dan Citronella Oil lembut untuk kulit sensitif bayi dan telah teruji hipoalergenik.
10. Jaga kebersihan area popok dan kemaluan
Agar terhindar dari bakteri, bersihkan area popok dan kemaluan dengan benar. Biasakan untuk membersihkan bagian kemaluan si Kecil dengan arah dari bagian depan ke belakang menggunakan kapas yang sudah dibasahi air bersih ataupun handuk basah. Hindari membersihkan area ini dari bagian bawah anus ke kemaluan agar bakteri dari anus tidak berpindah.
5 Kesalahan Umum yang Wajib Dihindari Orang Tua Baru
Pastikan AyBun memahami pentingnya setiap langkah dalam perawatan bayi baru lahir. Kesalahan-kesalahan ini, meskipun terlihat sederhana, dapat berdampak besar pada kesehatan dan kenyamanan si Kecil.
1. Mengabaikan kebersihan tangan
Tangan yang tidak bersih bisa membawa kuman dan bakteri yang berpotensi menyebabkan infeksi pada bayi. Pastikan selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh si Kecil untuk menjaga kesehatannya.
2. Memberi susu formula tanpa rekomendasi dokter
Kalau Bunda atau si Kecil berada dalam kondisi tertentu yang tak bisa memenuhi atau mengonsumsi ASI, sebaiknya konsultasikan lebih dulu dengan dokter. Pemberian susu formula disarankan menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan nutrisi si Kecil. Yaitu mencakup alasan pemberian susu formula, kandungan, takaran, hingga cara memberikan pada si Kecil.
3. Memandikan bayi dengan air terlalu panas atau dingin
Umumnya bayi baru lahir memiliki kulit yang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Jadi suhu air yang tidak tepat dapat menyebabkan iritasi atau ketidaknyamanan, lho. Gunakan air hangat suam-suam kuku untuk mandi si Kecil dan pastikan untuk mengecek suhu dengan pergelangan tangan, ya.
4. Menggunakan produk yang tidak cocok untuk kulit bayi
Kulit bayi baru lahir cenderung lebih tipis dan rentan terhadap iritasi. Penggunaan produk dengan bahan kimia keras, pewarna, atau pewangi buatan bisa memicu reaksi alergi. Untuk itu, pastikan untuk memilih produk perawatan yang hipoalergenik dan aman untuk bayi.
5. Tidak menopang kepala dan leher dengan benar saat menggendong
Bayi yang baru lahir belum memiliki otot leher yang kuat, sehingga membutuhkan dukungan ekstra. Jika kepala dan lehernya tidak disangga dengan baik, ini bisa meningkatkan risiko cedera atau rasa tidak nyaman bagi bayi.
Sebagai orang tua, tentu jadi belajar cara merawat bayi baru lahir dengan benar. Namun AyBun tak perlu khawatir. Dengan menerapkan langkah perawatan bayi baru lahir beserta tips merawat bayi baru lahir agar tidak rewel di atas, tentu bakal bikin AyBun jadi lebih pede, kan? Selamat belajar hal baru dan semangat, ya!
Referensi:
1. World Health Organization. (2023). New World Health Organization recommendations for care of preterm or low birth weight infants: Health policy. Diambil dari https://doi.org/10.1016/j.eclinm.2023.102155