Tahapan Tumbuh Kembang Balita Usia 2 Tahun Tahapan Tumbuh Kembang Balita Usia 2 Tahun
Momen Pertama

Tahapan Tumbuh Kembang Balita Usia 2 Tahun

12 November 2018

Apa kabar anak Bunda di usianya yang ke-2? Memasuki tahun kedua, balita akan menunjukkan banyak perkembangan selama satu tahun ke depan. Selain penguasaan motoriknya yang semakin mantap, kemampuan linguistik si Kecil juga jauh berkembang. Ia kini makin mahir bersosialisasi atau bergaul dengan teman. Ingin tahu lebih banyak perkembangan balita di tahun ke-2? Yuk, simak penjelasan lengkap berikut.

Terrible Twos: Si Kecil yang Emosional

Balita Usia 25-26 Bulan

Berat badan: 12,6-12,8 kg

Tinggi badan: 88-89 cm

Tahu istilah terrible twos? Anak berusia 2 tahun memang berada pada puncak menunjukkan kemandirian, tetapi sekaligus menjadi anak dengan emosi meletup-letup, keras kepala, dan tantrum. Namun, bukan berarti si Kecil sedang belajar bandel loh, Bun. Sebaliknya, ia sedang berusaha memahami dunia sekelilingnya sekaligus belajar pemahaman kognitif.

Hanya saja, karena usianya yang kecil, ia masih sulit mengungkapkan perasaannya dengan fasih. Walaupun demikian, biasanya anak usia 2 tahun sudah mulai belajar merangkai kalimat sederhana dengan pengenalan kurang lebih 50 kata tunggal. Asah terus kemampuan ini dan ajari cara-cara untuk lebih ekspresif.

Loncat, Lempar, dan Menggosok Gigi

Dari perkembangan fisik atau motoriknya, balita semakin jago melompat, memanjat, melempar bola, menyikat gigi tanpa bantuan, dan mencuci serta mengeringkan tangan.

Jangan Cemas Si Kecil Tambah Kurus

Melewati ulang tahun keduanya, anak biasanya akan terlihat semakin kurus. Pertumbuhannya memang sudah mulai lebih lambat dibandingkan saat bayi. Proporsi tubuhnya pun semakin menyerupai orang dewasa. Selain itu, anak berusia 25-26 bulan tidak membutuhkan banyak jumlah jam tidur. Ia akan sangat aktif berlari kesana kemari membakar kalori. Ini baik untuk meningkatkan stamina tubuh sekaligus koordinasi anggota badan.

Jadi, jangan cemas dan menambah asupan susunya secara berlebihan. The American Academy of Pediatrics merekomendasikan orang tua mulai mengurangi asupan lemak tidak lebih dari 30% dari jumlah kalori total. Prioritaskan juga menu 4 sehat 5 sempurna secara seimbang ya, Bun.

Balita Usia 27 -28 Bulan

Berat badan: 12,9-13,1 kg

Tinggi badan: 89,5- 90 cm

Perkembangan Fisik & Motorik

Di usia ini, anak kian mahir memegang benda-benda kecil tanpa banyak kesulitan. Si Kecil sudah bisa memainkan dan menyusun balok puzzle, membuka lembaran buku, memegang gelas sendiri, hingga merangkai robot.

Anak usia 26-27 bulan juga umumnya sudah bisa berdiri di atas satu kaki dengan keseimbangan yang baik. Ia pun bisa melompat ke arah depan dengan dua kaki secara bersamaan.

Mengendalikan Impuls dan Kelakukan Negatif

Si Kecil mulai mengembangkan kemampuan untuk mengendalikan tindakannya. Pada usia ini, mereka juga masih rentan melakukan tindakan negatif. Beberapa di antaranya adalah mendorong, berteriak, dan mengamuk bahkan terhadap teman bermainnya.

Sebagai orang tua yang bijak, ingatkan anak untuk menggunakan bahasa verbal yang baik dalam mengungkapkan keinginannya. Jelaskan bahwa kata-kata lebih berguna daripada kekerasan fisik. Jangan lupa untuk memuji si Kecil jika ia berusaha untuk berkomunikasi dengan orang di sekelilingnya.

Konsentrasi Intens

Daya fokus si Kecil semakin baik. Ia sudah mampu berkonsentrasi dan tidak suka diinterupsi tiba-tiba. Supaya mudah, wanti-wanti si Kecil jika sudah waktunya untuk menghentikan permainan. Misalnya dengan menggunakan kalimat “5 menit lagi waktunya makan ya, Nak”.

Balita Usia 29 -30 Bulan

Berat badan: 13,3-13,5 kg

Tinggi badan: 91-92 cm

Makin Komunikatif

Mampu menggabungkan dua kata, misalnya “Ayah pulang”, adalah salah satu kemajuan yang dialami anak usia 29-30 bulan. Ia pun dapat mengidentifikasi dan menyebutkan beberapa bagian tubuhnya ketika ditanyakan. Selain itu, si Kecil mulai mencoba belajar melepaskan dan mengenakan bajunya sendiri. Ia juga sudah bisa menyebutkan beberapa warna serta mengenali nama teman-temannya.

Pintar & Mandiri

Anak Bunda akan menunjukkan keahlian dan kemandirian yang tidak boleh dianggap remeh. Ia sudah mampu berdiri di atas satu kaki tanpa terjatuh selama beberapa saat. Saat membersihkan diri, si Kecil juga sudah mulai belajar mandiri dengan berusaha menggosok gigi atau mengenakan pakaiannya sendiri.

Mendorong Kreativitas

Di usia ini, si Kecil juga sudah mulai menunjukkan kemampuan artistiknya dan bisa menggambar bentuk lingkaran. Jika ia semakin membuat repot karena gemar membuat kertas-kertas berantakan, jangan dihalangi ya, Bun. Biarkan anak larut dalam proyek seni dan ajak ia untuk membersihkan kamar bersama-sama setelahnya. Ingatlah untuk memuji hasil karya si seniman atau pelukis kecil Bunda karena baik untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan ekspresifnya.

Toilet Training

Jika Bunda belum memulai toilet training, ini bulan yang tepat untuk mulai mengajari si Kecil cara menggunakan toilet dengan benar. Perhatikan tanda-tanda apakah ia mulai siap untuk toilet training. Beberapa tandanya antara lain memiliki kendali fisik yang baik (lari dan jalan), jumlah pipis yang banyak. Selain itu, jadwal BAB yang bisa diprediksi dan bisa menahan pipis minimal 2 jam atau sewaktu tidur siang juga pertanda ia bisa mulai toilet training.

Balita Usia 31 -32 Bulan

Berat badan: 13,7- 13,8 kg

Tinggi badan: 93-93,5 cm

Menyesuaikan Gaya Bicara

Pemahaman kognitif anak akan memengaruhi gaya berbahasa atau berbicaranya. Pada usia 31-32 bulan, ia mulai tahu siapa lawan bicaranya dan akan menyesuaikan gaya bicara yang paling nyaman. Misalnya, ia akan berbicara lebih sederhana dengan adik kecil atau lebih serius dengan Bunda.

Si Kecil juga sudah memiliki banyak kosakata yang mungkin tidak pernah diduga. Ia sudah bisa menyebutkan namanya sendiri atau nama Ayah dan Bunda, mengenal kata sifat, dan sudah bisa menggambar bentuk silang. Ia juga sudah mulai mengerti fungsi dan kegunaan suatu tempat atau barang, misalnya mengatakan “buang air ke toilet”.

Memahami Aturan

Pada usia ini, jangan heran jika si Kecil mulai membandingkan dirinya dengan teman seusianya. Ia akan bertanya mengapa anak lain boleh menggunakan gadget atau memakan permen sebelum makan malam sementara ia tidak. Jelaskan pada si Kecil bahwa setiap keluarga memiliki peraturan dan rutinitas yang berbeda.

Si Lincah & Aktif

Karena keaktifannya, tidak heran jika si Kecil sudah lebih lincah bergerak dan bisa berdiri di atas satu kaki secara bergantian. Ia juga sudah bisa menggosok gigi sendiri dengan benar sehingga akan menawarkan diri menggosok gigi sendiri tanpa bantuan.

Balita Usia 33-34 Bulan

Berat badan: 14,2- 14,4 kg

Tinggi badan: 95- 95,5 cm

Memahami Emosional Orang

Menjelang ulang tahunnya yang ke-3, si Kecil akan semakin tertarik dengan kondisi emosional orang lain. Si Kecil mulai memiliki kesadaran terhadap suasana hati orang lain dengan peningkatan kesadaran emosinya. Mereka mungkin akan bertanya jika melihat Ayahnya seakan marah dan kurang berkenan atas apa yang ia lakukan. Ia juga mungkin akan bertanya kenapa temannya menangis.

Sebagai orang tua yang bijak, berikan pemahaman dengan memberikan jawaban yang ia butuhkan. Ini akan mengajarkan anak bahwa emosi yang bervariasi adalah normal dan perlu dibahas tanpa dipendam.

Bersosiliasi & Berbagi

Semakin tumbuh dewasa, balita mulai tertarik untuk bersosialisasi. Mereka akan senang bermain ke rumah tetangga yang memiliki anak seusianya. Ia pun akan mengundang teman-temannya untuk bermain di rumah. Ia juga akan semakin mahir mengungkapkan berbagai ekspresi emosi seperti senang, sedih, dan marah.

Hal ini karena si Kecil sudah tahu konsep teman. Ia mulai belajar cara berbagi, menunggu giliran, dan membentuk pertemanan yang bermakna. Jika si Kecil anak tunggal, ia bisa juga memunculkan teman imajinasi untuk bermain. Umumnya hadir di usia 2,5-3 tahun, teman imajinasi bukan hal yang perlu dicemaskan karena biasanya akan menghilang saat anak berusia 6 tahun.

Motorik & Kognitif Meningkat

Untuk gerakan tubuhnya, si Kecil juga sudah mahir memanjat, berlari, bersepeda (roda tiga), atau menaiki tangga. Kemampuannya menggambar dalam tahap ini juga sudah lebih sempurna. Ia mungkin sudah bisa mencoba menggambar bentuk wajah meskipun hanya lingkaran disertai titik-titik dan coretan di dalamnya.

Balita Usia 35-36 Bulan

Berat badan: 14,4- 14,5 kg

Tinggi badan: 95,5- 96 cm

Asisten Terbaik Mama

Jika Bunda rajin mengajarkannya mandiri dan disiplin, bukan tidak mungkin kini si Kecil bisa menguasai kesehariannya tanpa dibantu. Misalnya memakai kaos kaki dan sepatunya sendiri tanpa bantuan. Bahkan, si Kecil mungkin mencoba menyiapkan sarapannya sendiri dengan memasukkan sereal ke dalam mangkuk. Hebat ya, Bun!

Perkembangan Fisik & Kognitif

Kini, si Kecil tidak perlu berpikir dua kali sebelum melakukan gerakan sulit. Perkembangan anak dalam kemampuan motoriknya tak hanya berdiri di atas satu kaki. Kemampuannya sudah semakin berkembang dan bisa melompat-lompat.

Dari sisi kognitif, anak umumnya sudah mengenali nama-nama warna, mengerti konsep sama dan berbeda. Ia juga sudah bisa mengikuti perintah tiga langkah, mengingat kisah cerita, memahami konsep waktu (pagi, siang, malam), dan berhitung. Selain itu, si Kecil pada usia ini mampu mengenali dengan baik benda-benda di sekelilingnya.

Tidur Siang

Pada usia ini, anak mungkin hanya tidur siang sejenak, atau tidak sama sekali. Orang tua disarankan tetap menyisihkan waktu istirahat siang untuk si Kecil, meski hanya berbaring sebentar untuk menenangkan dirinya. Anak berusia 3 tahun juga mulai membutuhkan privasi, jadi sambil bersantai siang hari, ia akan punya waktu untuk rilaks sejenak.

Hal terpenting adalah, Bunda tetap harus memenuhi kuota tidur anak minimal 10 jam, ya. Pastikan kualitas tidurnya nyenyak, supaya ia siap menjalani aktivitas keesokan hari dengan penuh semangat!

Selamat tahun yang ke-3 untuk anak Bunda! Perlu diingat bahwa bayi dan balita  mengalami tumbuh kembang sesuai ritmenya masing-masing. Jadi, nikmati saja sepanjang perkembangan anak sehat, baik dan normal. Konsultasikan juga secara rutin perkembangan bayi kepada dokter untuk memastikan kondisi anak yang terbaik.


Sumber:

id.theasianparent.com/perkembangan-bayi

id.theasianparent.com/perkembangan-anak-2-tahun

id.theasianparent.com/perkembangan-anak-3-tahun/

babycenter.com/0_your-preschoolers-development-25-to-26-months_5182.bc

babycenter.com/0_your-preschoolers-development-27-to-28-months_5183.bc

babycenter.com/0_your-preschoolers-development-29-to-30-months_5184.bc

babycenter.com/0_your-preschoolers-development-31-to-32-months_5185.bc

babycenter.com/0_your-preschoolers-development-33-to-34-months_5186.bc

babycenter.com/0_your-preschoolers-development-35-to-36-months_5187.bc

Go to Top