Posisi Tidur Yang Baik Dan Aman Untuk Ibu Hamil Posisi Tidur Yang Baik Dan Aman Untuk Ibu Hamil
Momen Kehamilan

Posisi Tidur Yang Baik Dan Aman Untuk Ibu Hamil

24 November 2017

Salah satu dari banyak masalah yang sering dialami dan dikeluhkan oleh ibu hamil, terutama ibu hamil di trimester terakhir, adalah masalah gangguan tidur. Saat perut semakin membesar, bisa jadi Bunda kesulitan mencari posisi tidur yang nyaman dan sulit tidur nyenyak. Posisi tidur yang biasanya Bunda sukai sebelum hamil, kini menjadi tidak nyaman selama kehamilan. Tak heran jika banyak calon ibu yang mencari tips bagaimana posisi tidur yang baik untuk ibu hamil agar bisa tidur lebih nyaman.

Berbagai Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil

Agar Bunda tetap mendapat tidur yang cukup selama kehamilan, Bunda perlu mengetahui beberapa tips posisi tidur yang baik untuk ibu hamil berikut ini:

  1. dr. Tanti Retnowati menyarankan bahwa ibu hamil sebaiknya tidur dengan posisi miring. Posisi miring ke kiri adalah posisi tidur yang baik untuk ibu hamil karena dapat memberikan keuntungan pada janin, yaitu mengurangi tekanan pada pembuluh darah vena, sehingga memaksimalkan aliran darah dan nutrisi menuju plasenta dan dapat mencegah janin terkena tekanan organ hati Bunda yang terletak di sebelah kanan. Selain itu, posisi tidur miring ke kiri juga dapat membantu ginjal Bunda bekerja lebih efisien dalam membuang kotoran-kotoran dan cairan-cairan tubuh, sehingga rasa sakit pada pergelangan kaki, telapak kaki dan tangan akan berkurang. Untuk mendapatkan posisi ini, Bunda bisa menyelipkan bantal di antara kedua lutut yang ditekuk. Setelah itu atur beberapa bantal di bawah pinggang serta di belakang punggung Bunda agar terasa lebih nyaman.
  2. Posisi tidur yang baik untuk ibu hamil lainnya adalah berbaring miring dengan tangan dan kaki bagian atas ditekuk, sementara tangan lain di bawah. Sangga kaki bagian atas dengan satu bantal atau lebih untuk membuat posisi Bunda lebih nyaman.
  3. Bila Bunda mengalami masalah asam lambung, Bunda disarankan meletakkan banyak bantal untuk menopang tubuh bagian atas, sehingga tubuh bagian atas dalam posisi lebih tinggi dibandingkan tubuh bagian bawah. Tapi atur posisi tidur agar tulang belakang Bunda tidak jadi terlalu melengkung.
  4. Penempatan bantal yang tepat, misalnya di antara kaki, di belakang punggung, serta di bawah perut, bisa membantu Bunda merasa lebih nyaman. Bunda juga bisa mencoba penggunaan bantal khusus kehamilan ukuran besar saat tidur.
  5. Bunda juga bisa mencoba tidur di kursi malas atau dalam posisi setengah tidur setengah berbaring. Posisi ini juga disarankan kalau Bunda mengalami masalah asam lambung.

Posisi tidur yang baik untuk ibu hamil di atas bisa Bunda coba agar Bunda bisa tidur dengan lebih nyaman. Bunda disarankan untuk tidak tidur telentang ketika memasuki masa kehamilan trimerster kedua dan ketiga, karena posisi telentang membuat berat badan Bunda bertumpu pada punggung, saluran pencernaan, dan pembuluh darah vena (pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke tubuh bagian bawah).

Hal ini bisa memperparah atau meningkatkan resiko masalah sakit punggung dan wasir yang Bunda alami, serta mengganggu pencernaan dan peredaran darah.Selain itu, keadaan ini juga mengurangi aliran darah ke janin, sehingga mengurangi asupan oksigen dan nutrien untuk janin. Namun Bunda tak perlu terlalu khawatir kalau Bunda terbangun dan mendapati bahwa Bunda sedang tidur dalam posisi telentang. Hal ini tidak akan terlalu mengganggu janin. Ubah saja posisi tidur Bunda kembali ke posisi tidur miring.

Selama kehamilan, ibu hamil perlu mendapatkan tidur yang cukup, tepatnya sekitar 8 jam setiap malam. Karena itu, posisi tidur yang baik untuk ibu hamil berperan penting dalam menjaga kesehatan kehamilan Bunda. Selain tips di atas, ada beberapa hal lain yang juga bisa Ibu coba lakukan agar tidur lebih nyenyak.

Selain Posisi Tidur Yang Baik, Ibu Hamil Bisa Melakukan Hal Berikut Agar Tidur Lebih Nyenyak

  1. Yoga, peregangan, atau olahraga ringan

    Olahraga ringan selama kehamilan membantu Bunda tetap fit dan tidur lebih nyenyak. Tapi pastikan bahwa jadwal olahraga Bunda tidak terlalu berdekatan dengan waktu tidur Bunda, ya.
  2. Terapi Pijat

    Pijat ringan membantu Bunda lebih rileks dan tidur lebih nyenyak. Hal sederhana seperti pijitan di kaki yang dilakukan oleh Ayah pun bisa jadi sangat membantu, lho.
  3. Mandi air hangat

    Mandi air hangat sebelum tidur bisa akan membuat Bunda merasa rileks dan nyaman, sehingga Bunda akan lebih mudah tertidur dengan nyenyak.
  4. Latihan pernafasan

    Kalau Bunda masih berada pada trimester pertama kehamilan, berbaringlah di atas tempat tidur secara telentang. Kalau kehamilan Bunda sudah mencapai trimester kedua atau ketiga, berbaringlah di sisi tubuh Bunda. Bunda bisa meletakkan sebuah bantal di antara kaki Bunda sebagai penyangga. Setelah itu, dengan mulut dalam keadaan tertutup, bernafaslah pelan melalui hidung. Tahan selama beberapa detik, lalu keluarkan nafas kembali melalui hidung dalam 4 hitungan. Latihan pernafasan ini membantu Bunda merilekskan otot yang tegang, menurunkan detak jantung, dan membuat Bunda lebih mudah tidur.

Pada dasarnya, masalah sulit tidur semakin terasa sejalan dengan bertambahnya usia kehamilan Bunda. Jadi posisi tidur yang baik untuk ibu hamil muda tentu masih lebih beragam dibanding para ibu yang sudah berada di usia kehamilan trimester terakhir. Selamat mencoba beberapa tips posisi tidur yang baik untuk ibu hamil di atas. Semoga Bunda tetap bisa tidur dengan nyaman dan nyenyak ya.

Sumber:

www.infobunda.com/pages/berita/beritashow.php?id=313

www.ayahbunda.co.id/Artikel/Kehamilan/Gizi+dan+Kesehatan/tidur.nyaman.saat.hamil.bisa.kok/001/001/129/10/1

Diakses pada: 31 Juli 2013

Buku Panduan Lengkap Kehamilan & Persalinan Modern oleh Dr. Miriam Stoppard hal 201, 209

https://www.whattoexpect.com/pregnancy/sleep-solutions/pregnancy-sleep-positions/

http://americanpregnancy.org/pregnancy-health/sleeping-positions-during-pregnancy/

Diakses pada 29 September 2017

Go to Top