5 Nutrisi Ibu Hamil untuk  Kesehatan Tulang dan Gigi Si Kecil 5 Nutrisi Ibu Hamil untuk  Kesehatan Tulang dan Gigi Si Kecil
Momen Kehamilan

5 Nutrisi Ibu Hamil untuk Kesehatan Tulang dan Gigi Si Kecil

17 September 2018

Tulang dan gigi sehat adalah faktor penting dari tubuh yang sehat. Karena itu, Bunda tentunya menginginkan si kecil memiliki tulang dan gigi yang sehat dan kuat, bukan? Agar si kecil tumbuh dengan tulang dan gigi kuat, kecukupan asupan nutrisi ibu saat hamil harus jadi perhatian.

Nutrisi selama kehamilan berpengaruh penting pada perkembangan tulang dan gigi janin. Perkembangan tulang dan gigi bayi juga sudah terjadi sejak ia masih berada dalam kandungan. Lalu, nutrisi apa saja yang Bunda perlukan untuk membantu membangun tulang dan gigi si kecil yang kuat sejak dalam kandungan?

1. Kalsium

Mineral kalsium adalah nutrisi ibu hamil yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi. Jika selama masa kehamilan Bunda tidak mendapat asupan kalsium yang cukup, tubuh akan mengambil kalsium dari tulang Bunda untuk memenuhi kebutuhan perkembangan janin. Untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi selama kehamilan, sekaligus mendukung pertumbuhan tulang dan gigi bayi, Bunda harus mencukupi kebutuhan kalsium 1.000 mg/ hari.

Tubuh tidak bisa memproduksi kalsium sendiri. Karena itu, Bunda harus memenuhinya dari makanan kaya kalsium seperti yogurt, keju, dan susu, serta sayuran hijau. Tambahan asupan kalsium juga bisa didapatkan melalui suplemen tambahan yang diresepkan oleh dokter kandungan Bunda.

2. Fosfor

Fosfor adalah nutrisi ibu hamil yang mendukung kepadatan tulang dan gigi ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Selain kesehatan tulang dan gigi, fosfor juga dibutuhkan kontraksi otot, fungsi ginjal, perbaikan sel dan jaringan tubuh, serta menjaga detak jantung normal.

Wanita berusia di atas 19 tahun membutuhkan sekitar 700 mg fosfor per hari, baik pada wanita yang sedang hamil atau tidak. Kebutuhan fosfor harian ini bisa dipenuhi dari bahan makanan seperti almond, kacang tanah, telur, susu, daging merah, dan seafood.

3. Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam membantu tubuh menyerap dan mempertahankan kalsium dan fosfor. Walaupun bisa didapatkan tubuh melalui sinar matahari, jumlah vitamin D yang didapat tubuh tergantung pada banyak faktor, seperti jenis kulit, musim, dan waktu. Karena itu, beberapa orang memiliki resiko kekurangan vitamin D, terutama bagi ibu hamil yang jarang beraktivitas di luar rumah dan selalu menutupi kulitnya.

Ibu hamil perlu mendapatkan kecukupan asupan vitamin D sebanyak 600 IU atau 15 mcg per hari. Bunda bisa mengkonsumsi bahan makanan kaya vitamin D seperti susu, sereal yang telah difortifikasi dengan vitamin D, dan jus jeruk yang telah difortifikasi dengan vitamin D. Telur, terutama bagian kuningnya, juga merupakan sumber vitamin D yang baik dan mudah diolah. Bila asupan dari makanan dirasa kurang cukup, dokter kandungan Bunda juga bisa meresepkan suplemen tambahan.

4. Protein

Protein tidak hanya dibutuhkan dalam proses pembentukan sel dan hormon pada ibu hamil dan janin. Protein dibutuhkan dalam proses pembentukan gigi untuk mendorong kristal kalsium-fosfat membentuk enamel pada gigi.

Protein terbuat dari asam amino yang dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, tetapi beberapa asam amino harus diambil dari makanan. Daging, produk olahan susu, telur, dan produk olahan kedelai seperti tahu dan tempe adalah makanan yang bisa diandalkan untuk mencukupi kebutuhan protein 60 gram per hari.

5. Vitamin C

Seperti vitamin D, vitamin C juga membantu tubuh Bunda menyerap kalsium untuk menjaga tulang dan gigi Bunda tetap sehat selama kehamilan. Bila tulang dan gigi Bunda sehat, tulang dan gigi bayi juga sehat. Ibu hamil membutuhkan sekitar 85 mg vitamin C per hari. Jumlah ini bisa didapatkan dari bahan makanan seperti brokoli, jeruk, tomat, dan strawberry.

Kebutuhan nutrisi janin dalam kandungan Bunda memang bergantung dari kecukupan nutrisi yang dikonsumsi Bunda. Kalau Bunda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, si kecil pun tidak mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan untuk tumbuh kembangnya. Misalnya, bayi yang tidak mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D memiliki risiko lebih besar untuk mengalami rakhitis.

Nah, agar tulang dan gigi bayi tumbuh dengan baik dan bayi tumbuh dengan sehat, pastikan Bunda mencukupi kebutuhan nutrisi selama kehamilan, ya. Bakal gusi si kecil sudah mulai terbentuk sekitar minggu keenam kehamilan, lho. Selain itu, perkembangan tulang bayi mulai terjadi sejak akhir trimester pertama kehamilan.

Sejak bulan ke-4 kehamilan, tubuh Bunda mulai mengantarkan kalsium pada bayi untuk memperkuat tulangnya. Proses pengantaran kalsium ini akan terus berlanjut selama masa kehamilan. Jadi, ayo dukung tumbuh kembang tulang dan gigi bayi yang sehat dengan kecukupan nutrisi melalui makanan yang sehat.


Sumber:

smilesforthefuture.com/pediatric-dentistry/pregnancy-and-your-child-s-developing-teeth

health.ny.gov/publications/1992/index.htm

hellosehat.com/hidup-sehat/nutrisi/berbagai-fungsi-fosfor-bagi-tubuh/

whattoexpect.com/pregnancy/fetal-development/fetal-bones-skeletal-system/

babycenter.com/0_phosphorus-in-your-pregnancy-diet_676.bc

webmd.com/baby/pregnancy-diet-nutrients-you-need#1

bidanku.com/cukupi-kepenuhan-gizi-untuk-pembentukan-janin

hellosehat.com/kehamilan/perkembangan-janin/8-zat-gizi-saat-hamil-paling-dibutuhkan/

hellosehat.com/pusat-kesehatan/osteoporosis/pentingnya-kalsium-untuk-ibu-hamil

hellosehat.com/parenting/nutrisi-anak/kebutuhan-kalsium-untuk-anak/

Go to Top