Yuk Mari Mandi!

29 July 2017

Memandikan si Kecil untuk pertama kali, saat bayi baru lahir, bisa menjadi acara yang menarik dan juga cukup menegangkan. Mandi adalah bagian dari perawatan bayi. Mandi bisa membersihkan kulit bayi dari kuman- kuman dan kotoran yang melekat sehingga ia terhindar dari biang keringat, ruam kulit dan penyakit kulit lainnya. Beberapa persiapan perlu diperhatikan agar bayi menikmati waktu mandinya. Sebaiknya menggunakan produk khusus mandi, seperti sabun dan tidak hanya air saja. Meski terdengar aneh, air sesungguhnya mengeringkan kulit. Semakin lama kulit si Kecil kontak dengan air hangat, semakin hilang kelembapan kulitnya. Oleh sebab itu penting sekali untuk selalu menggunakan produk dengan keseimbangan pH (pH-balanced) yang memiliki pelembap bagi kulit. Dengan cara ini kelembapan alamiah pada kulit bayi hanya hilang seminimum mungkin dan kembali normal secepat mungkin setelah selesai mandi. Karena air mengeringkan kulit bayi, jangan memandikannya terlalu sering. Dua kali sehari cukup. Pastikan agar air mandi tidak terlalu hangat. Jaga suhu air pada temperatur 36 – 38 derajat Celcius. Gunakan termometer atau celupkan siku Bunda untuk mengecek agar air setara dengan suhu badan manusia. Isi bak mandi bayi dengan air sedalam maksimum 15 cm. Jika bayi sudah mampu duduk, air bisa mencapai tinggi maksimum sepinggangnya. mandikan bayi dengan sabun khusus bayi dan jangan biarkan bayi berada dalam bak mandi cukup lama. Sebaiknya tidak lebih dari 5 menit. Jangan pernah tinggalkan si Kecil sendirian saat mandi. Setelah mandi, perhatikan bagian lipatan kulit yang harus dikeringkan dengan handuk sekering mungkin untuk menghindari iritasi. Untuk menghindari lipatan kulit menjadi basah, bisa digunakan bedak bayi. Taburkan bedak bayi di tangan, lalu gosok langsung pada kulit bayi. Dengan ini Bunda dapat mencegah terhirupnya bedak bayi oleh si Kecil.

Go to Top