Mengenal Manfaat Kehangatan Minyak Telon

29 July 2017

Salah satu produk perawatan bayi yang sudah digunakan para ibu di Indonesia sejak lama adalah minyak telon. Produk ini memang ‘sangat Indonesia’, karena penggunaan produk ini sepertinya jarang ditemui di luar Indonesia. Tapi, walaupun minyak telon bukan produk yang ‘diakui secara internasional’, bukan berarti minyak telon tidak bermanfaat, lho. Ayo kita berkenalan dengan minyak telon serta fungsi dan manfaatnya untuk bayi.

Komponen produk Zwitsal  minyak telon, terdiri dari minyak adas alias minyak anis, minyak kayu putih, dan minyak kelapa. Komposisi ini ditemukan pada hampir semua minyak telon, umumnya dengan rasio kandungan 3:3:4. Komposisi yang tepat sangat penting agar minyak telon tidak membuat kulit bayi terlalu panas dan tidak menyebabkan iritasi.

Saat dioleskan pada perut & dada bayi, minyak telon membantu bayi merasa lebih hangat, terutama karena bayi baru lahir cenderung lebih mudah kedinginan karena belum memiliki sistem pengaturan panas tubuh yang sempurna sehingga dia tidak secara otomatis membakar cadangan lemak tubuhnya saat kedinginan. Padahal bayi sebaiknya dijaga agar selalu merasa hangat karena bayi yang kedinginan membutuhkan kalori yang tinggi. Akibatnya, tenaga bayi yang seharusnya digunakan untuk tumbuh berkembang justru terpakai untuk melawan rasa dingin. Kehangatan minyak telon juga membantu menjaga pengeringan area sendi seperti bahu, siku, dan lutut, yang semakin banyak bergesek saat bayi bergerak.

Selain menghangatkan, minyak telon juga berkhasiat untuk membantu mencegah masalah perut kembung dan perut tidak nyaman. Saat dioleskan di area perut dan dada, minyak telon membantu memperlancar peredaran darah, sehingga membantu metabolisme tubuh si kecil bekerja dengan lebih baik, serta membantu menghilangkan gatal-gatal pada kulit akibat gigitan nyamuk/serangga. Aroma minyak telon juga membantu menenangkan bayi, lho.

Produk Zwitsal  minyak telon sebaiknya dioleskan pada area perut dan dada bayi. Saat mengoleskan minyak telon pada si kecil, beri tekanan lembut di bawah leher, tepatnya di puncak tulang dada si kecil. Area ini merupakan letak kelenjar besar bernama Thymus, yang bila dirangsang akan menstimulasi antibodi untuk memberi reaksi sesuai kebutuhan pada waktunya. Hindari mengoleskan minyak telon pada tangan bayi, karena bayi cenderung suka memasukkan tangannya ke mulut. Bunda juga perlu berhati-hati menjaga agar minyak telon tidak tertelan bayi. Tutup flip top produk zwitsal  minyak telon sangat praktis menjaga agar minyak telon tidak mudah tumpah, sehingga membantu mencegah kecelakaan yang tidak diinginkan.

Memang ada sesuatu yang menyenangkan pada aroma minyak telon pada tubuh bayi. Sentuhan hangat dan segar dari minyak telon pun tak hanya akan menghangatkan tubuh bayi, tapi juga hati Bunda.

Sumber:

http://www.tabloidnova.com/Nova/Keluarga/Anak/Minyak-Telon-Si-Penghangat-Bayi

http://www.tabloid-nakita.com/read/1766/khasiat-minyak-telon-untuk-bayi

http://id.wikipedia.org/wiki/Minyak_telon

http://www.tempo.co/read/news/2012/12/24/060450073/Macam-macam-Kegunaan-Obat-Gosok

Go to Top