Sabun Cair Atau Sabun Batangan Untuk Bayi? Sabun Cair Atau Sabun Batangan Untuk Bayi?
Momen Segarku

Sabun Cair Atau Sabun Batangan Untuk Bayi?

24 November 2017

Produk Zwitsal, baik Zwitsal Classic maupun Zwitsal Natural, menawarkan berbagai macam produk untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit bayi. Beberapa produk di antaranya adalah produk Zwitsal Classic Baby Bath yang merupakan sabun cair bayi dan Zwitsal Classic Baby Bar Soap yang berupa sabun mandi batangan. Kedua produk ini sama-sama mengandung bunga canola sebagai pelembab alami. Lalu, produk mana yang akan Bunda pilih untuk Si Kecil? Sabun bayi cair ataukah sabun batangan?

Perbedaan Sabun Batangan dan Sabun Cair untuk Bayi

Berdasarkan komponen utamanya, sebenarnya sabun cair bayi tidak berbeda dengan sabun batangan. Tapi, karena proses pembuatannya berbeda maka menghasilkan bentuk yang berbeda, sabun bayi cair maupun sabun batangan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kelebihan Sabun Cair Bayi

  1.  Lebih higienis, karena sabun tidak bersentuhan langsung dengan tangan pengguna.
  2. Lebih harum jika dibandingkan sabun batang
  3. Lebih praktis digunakan dan dibawa ke mana-mana
  4. Sabun lebih mudah menyebar ke seluruh bagian tubuh hingga ke sela-sela tubuh

Kekurangan Sabun Bayi Cair

  1. Harga lebih mahal karena proses pembuatannya yang berbeda dengan sabun batang.
  2. Kemasan sabun cair dalam botol biasanya cenderung menyebabkan penggunaan berlebihan ketika sabun yang dikeluarkan lebih banyak dari yang dibutuhkan. Selain tidak hemat, penggunaan berlebihan juga tidak ramah lingkungan.
  3. Sabun cair umumnya mengandung lebih banyak pewarna dan pewangi dibandingkan sabun batangan, sehingga lebih mungkin menimbulkan reaksi alergi pada kulit yang sangat sensitif dibandingkan sabun batangan.

Kelebihan Sabun Batangan Bayi

  1. Biasanya lebih murah dibandingkan sabun cair.
  2. Bentuknya berupa padatan sehingga mudah dipegang/digunakan

Kekurangan Sabun Batangan Bayi

  1. Sabun batangan bersentuhan langsung dengan tangan pengguna sehingga bisa menjadi medium perpindahan bakteri bila digunakan oleh lebih dari 1 orang. Tempat penyimpanan yang kurang higienis juga bisa membuat sabun ini menjadi tempat berkembang biak bakteri.
  2. Sabun batangan yang diproses melalui saponifikasi (proses penyabunan) biasanya memiliki tingkat pH yang lebih tinggi dibandingkan sabun cair sehingga beberapa jenis sabun batangan bisa mengangkat kelembapan kulit dan menyebabkan kulit kering. Akan tetapi, tidak semua sabun batang mengandung pH yang tinggi. Salah satu contoh sabun batang ber-pH rendah adalah sabun mandi bayi. Kandungan surfaktan pada sabun mandi bayi telah diatur sedemikian rupa dalam proses pembuatannya sehingga tidak akan menyebabkan kulit menjadi kering.

Biasanya sabun untuk bayi dibuat dari bahan aktif yang ringan, sehingga lebih aman digunakan untuk bayi. Tapi kulit bayi memang lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa. Karena itu, pemilihan sabun yang salah bisa menyebabkan reaksi alergi berupa iritasi atau gatal. Itu sebabnya Bunda harus cermat memilih sabun mandi untuk si kecil, terutama karena sabun merupakan perlengkapan bayi yang digunakan si kecil setiap hari.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, sabun cair biasanya mengandung lebih banyak pewarna dan pewangi dibandingkan sabun batangan. Karena itu, bayi yang memiliki kulit lebih sensitif sebaiknya menghindari penggunaan sabun bayi cair.

Sebenarnya produk Zwitsal sudah teruji hypo-allergenic dan pH-balanced, sehingga lebih aman dan tidak menyebabkan alergi pada kulit bayi. Tapi demi kesehatan si kecil, tak ada salahnya Bunda mengetes reaksi kulit si kecil terhadap sabun yang akan Bunda gunakan. Caranya, oleskan sedikit sabun pada bagian kulit si kecil. Kalau reaksi alergi tidak terjadi setelah beberapa jam, maka si kecil bisa menggunakan sabun tersebut dengan aman.

Pada dasarnya, sabun bayi baik batangan maupun cair biasanya dibuat dari bahan-bahan yang sesuai dengan kulit bayi yang sensitif, sehingga Bunda bahkan bisa menggunakan sabun batangan atau sabun cair bayi untuk wajah si kecil tanpa harus khawatir bahwa sabun bayi tersebut akan merusak kulitnya yang lembut. Selain itu, kalau sabun batangan hanya digunakan oleh si kecil sendiri, Bunda tidak perlu khawatir akan masalah perpindahan bakteri yang jadi kekurangan produk sabun batangan.

Bila si kecil mengalami reaksi alergi pada sabun cair bayi, maka sabun batangan bisa jadi pilihan. Sebaliknya, kalau si kecil bisa menggunakan sabun bayi cair tanpa masalah dan Bunda membutuhkan sabun yang praktis, Bunda bisa memilih sabun cair dibanding sabun batangan. Pertimbangkan saja kelebihan dan kekurangan masing-masing produk untuk memilih sabun yang lebih tepat untuk Si Kecil. Bila kulit si kecil terjaga kesehatannya, dia pun bisa mengeksplorasi dunianya dengan lebih bersemangat. Selamat mencoba!

Sumber: 

health.howstuffworks.com/skin-care/cleansing/products/bar-soap-liquid-soap.htm

huffingtonpost.com/bill-chameides/chemical-marketplace-bar_b_2104678.html

http://melindahospital.com/artikel/3409/Tips-Memilih-Sabun-Mandi-Untuk-Si-Kecil.html

http://melindahospital.com/artikel/68/Memilih-Sabun-untuk-Anak.html

Go to Top