Tahapan Pertumbuhan & Perkembangan Bayi Usia 0- 6 Bulan Tahapan Pertumbuhan & Perkembangan Bayi Usia 0- 6 Bulan
Momen Pertama

Tahapan Pertumbuhan & Perkembangan Bayi Usia 0- 6 Bulan

12 November 2018

Tahun-tahun pertama perkembangan anak memang penuh suka cita. Sebagai orang tua, Bunda wajib tahu tahapan perkembangan bayi dan balita pada masa-masa awal kehidupannya. Yuk kita simak bersama!

Bayi Baru Lahir Usia 1 Bulan (Newborn)

Berat badan: 2,5-4,3 kg.

Panjang badan: 46-55 cm.

Bayi mengalami berbagai pertumbuhan dan perkembangan sejak baru lahir. Selain pertumbuhan fisik, fungsi pancaindra bayi juga turut berkembang. Bahkan, bayi sudah mulai mengembangkan kemampuan linguistik sejak dilahirkan.

Pada usia 1 bulan, bayi akan menggunakan beberapa ekspresi suara seperti tangisan, geraman, dan kicauan kecil untuk berkomunikasi. Balasan Bunda terhadap cara komunikasi si Kecil ini ini sangat baik untuk mendorong pertumbuhan bayi.

Beberapa perkembangan yang bisa Bunda pantau pada bulan awal ini antara lain:

Pendengaran

Indra pendengaran bayi sebenarnya sudah berkembang sejak di dalam kandungan.  Hanya saja, pendengarannya kian sensitif dan semakin sempurna. Bayi sudah bisa berpaling mencari arah suara dan merespons saat mendengarkan tepukan tangan. Bayi juga sudah bisa mengedipkan mata atau terkejut karena suara.

Bunda bisa menanggapinya dengan menyanyi atau memainkan musik lembut untuk bayi. Selain menyenangkan bagi bayi, hal ini juga dapat mengembangkan kemampuan indra pendengarnya.

Penglihatan

Penglihatan bayi dalam usia ini masih kabur, tetapi akan berangsur jelas dan semakin tajam fokusnya. Jarak pandang bayi usia 1 bulan hanya sekitar 30 cm. Karena itu, dekatkanlah wajah Bunda saat bermain dengan si Kecil.

Bayi juga mulai bisa mengikuti pergerakan objek dengan menggerakkan kepala dan mata. Namun, saat objek hilang, mereka juga tidak ingat akan eksistensinya lagi. Tak perlu khawatir jika mata bayi tampak juling karena ini adalah bagian dari cara fokus pandangan bayi.

Motorik & Kesadaran

Bayi usia 1 bulan belum menyadari dirinya adalah bagian terpisah dari orang lain. Pada usia ini bayi  akan menyadari keberadaan tangan dan kaki yang bisa digerak-gerakkan.

Kontrol kepala juga masih lemah. Namun, bayi sudah bisa sesekali menegakkan kepala atau menggerakkan dari kiri ke kanan dan sebaliknya. Bayi juga bisa refleks menggenggam jemari Bunda  walaupun tidak sangat erat.

Bayi Usia 2 Bulan

Berat badan bayi: 3,4-5,7 kg.

Panjang badan bayi: 51-58 cm.

Pada usia sekitar 4-6 minggu, bunda mungkin sudah mulai sering melihat si Kecil tersenyum lebar. Apa lagi pertumbuhan dan perkembangan yang dialami bayi pada tahapan usia ini?

Penglihatan

Perbedaan warna kian jelas bagi bayi dan umumnya sangat menyukai kontras warna primer yang terang dan jelas. Bayi juga gemar melihat pola dan gambar yang berukuran besar dan kontras. Penglihatan si Kecil dalam usia ini sudah mulai berkembang dan jarak pandangnya bertambah, sekitar 60 cm.

Pendengaran

Si Kecil semakin pintar mengenali dan membedakan suara-suara di sekitarnya. Sering-seringlah bernyanyi dan mengajaknya mengobrol karena suara Bunda punya efek menenangkan yang akrab di telinganya.

Motorik & Kesadaran

Dengan berat badan rata-rata 5 kg dan panjang hingga 58 cm, koordinasi gerakan bayi semakin mulus dan lancar. Saat ini si Kecil sudah punya refleks menarik. Ia akan mencoba meraih benda di sekitarnya dan mengibaskan tangan. Bayi juga sudah bisa menyepak saat dibaringkan.

Si Kecil juga sudah mulai bisa mengangkat kepala sejenak. Gerakan ini akan mendorongnya untuk mencoba berguling. Walau begitu, umumnya bayi belum bisa benar-benar tengkurap saat usia 2 bulan.

Bayi Usia 3 Bulan

Berat badan bayi: 4,4-7 kg.

Panjang badan bayi: 54.7 - 62.2 cm.

Antara usia 2-3 bulan, bayi akan cukup tersihir dengan tangannya. Bayi akan senang melihat tangan mereka sendiri atau memasukkan tangan ke mulut. Walaupun mungkin gerakan mereka masih kaku, perkembangan motorik mereka berlangsung pesat saat ini.

Indra Peraba

Perkembangan indra peraba pada bayi semakin baik pada usia 3 bulan. Ini merupakan momen tepat untuk memperkenalkan berbagai tekstur kepada si Kecil. Hadirkan mainan dengan jenis material berbeda.

Bunda juga sebaiknya sering menjalin kontak kulit dengan si Kecil saat kemampuan indra perabanya berkembang pesat. Selain mendekatkan diri secara emosional, kontak fisik dapat menenangkan mereka. Bunda juga sudah bisa mulai memperkenalkan pijat bayi pada usia ini.

Memahami Sebab-Akibat

Pemahaman bayi juga berkembang pesat saat memasuki usia 3 bulan. Saat ini, si Kecil mulai memperhatikan efek sebab-akibat di sekelilingnya. Misalnya, mainan yang dipukul akan jatuh, dan sebagainya. Jaringan di otaknya sedang saling terhubung seiring penemuan-penemuan barunya tentang dunia di sekitarnya.

Motorik & Kesadaran

Pada usia ini bayi sudah lebih kuat menyangga kepalanya dan berusaha berguling ke kanan dan ke kiri. Kemampuan motorik si Kecil juga semakin kuat dan semakin baik dalam menggerakkan tangan dan kaki. Pada usia ini, bayi sudah mulai bisa menggenggam mainan.

Semakin bertambahnya usia si Kecil, kemampuan bersosialisasinya juga semakin berkembang. Pada usia ini, ia sudah bisa mengenali suara Bunda dan orang-orang terdekat yang setiap hari berada di sekitarnya. Bayi mulai dapat mengenali pantulannya dalam cermin dan mulai senang berinteraksi dengan orang di sekitarnya.

Bayi Usia 4 Bulan

Berat badan bayi: 5,6-8,6 kg.

Panjang badan bayi: 60,5 -67,8 cm.

Seiring bertambahnya usia si Kecil, kemampuan kemampuan pancaindra bayi juga semakin berkembang. Bayi usia 4 bulan mulai menunjukkan perkembangan kemampuan bicara dan tanda-tanda pertumbuhan gigi pertama.

Indra Peraba

Bayi semakin gemar bermain tekstur. Ia mulai mengenali perbedaan tekstur kasar, lembut, dan kerut. Pada usia ini, si Kecil akan mulai memasukkan benda-benda ke dalam mulut dan menangis jika meleset karena memukul wajah sendiri.

Penglihatan

Penglihatan bayi saat usia 4 bulan sudah jauh lebih berkembang dibandingkan bulan pertamanya. Si Kecil kini sudah bisa melihat sekeliling ruangan. Namun, bayi tetap masih lebih suka melihat benda berjarak dekat. Jika bayi terlihat sering mengernyitkan dahi atau memicingkan mata, Bunda bisa konsultasikan kesehatan matanya ke dokter.

Motorik & Kesadaran

Si Kecil mulai mengenali kaki sebagai bagian dari tubuhnya. Saat ini, ia mulai senang mengangkat kaki dan memain-mainkan jari-jemari kakinya. Si Kecil juga akan semakin sering menggerak-gerakkan tangan sambil memperhatikannya.

Ia juga mulai gemar mengeluarkan suara dengan celotehan yang semakin bervariasi.  Bunda bisa menanggapinya dengan menirukan celotehan serupa. Hal ini akan membuatnya senang dan merasa diperhatikan.

Semakin berkembangnya kemampuan motorik si Kecil, ia akan semakin sering mencoba berguling sendiri. Beberapa bayi sudah bisa berhasil berguling di usia ini. Namun jika belum, jangan khawatir karena kemampuan ini akan muncul pada bulan- bulan berikutnya.

Bayi Usia 5 Bulan

Berat badan bayi: 6,1-9,2 kg.

Panjang badan bayi: 61,9 -69,9 cm.

Wah, bayi kian pintar. Di usia 5 bulan, si Kecil sudah bisa meminta digendong bahkan memeluk leher bunda dengan penuh kegemasan. Berikut perkembangan yang dialami si Kecil saat usianya memasuki bulan kelima.

Indra Perasa

Bayi di usia ini suka memasukkan tangan ke mulut karena bagian indra pengecapnya semakin berkembang. Karena itu, pastikan semua benda di sekitar si Kecil selalu terjaga kebersihannya. Hindari barang-barang yang bisa berbahaya bagi bayi bergeletakan di sekitar si Kecil.

Penglihatan

Bayi kini sudah bisa melihat seluruh objek, termasuk benda kecil dan benda yang bergerak. Persepsi eksistensi objek yang sebelumnya belum dipahami, kini mulai perlahan-lahan akan dimengerti si Kecil. Mereka tahu jika benda diletakkan, benda itu tetap akan ada saat mereka kembali.

Motorik & Kesadaran

Si Kecil semakin menunjukkan kepedulian dengan dunia sekelilingnya. Si Kecil akan tertarik melihat benda kecil dan mencoba meraihnya. Selain itu, pada usia ini bayi sudah cukup kuat untuk mengangkat kepalanya ke posisi duduk. Bunda bisa membantu dengan memegang tangan si Kecil dan menariknya ke posisi duduk.

Ia juga mulai lebih sering berinteraksi dengan mengeluarkan suara dan tawa. Bayi usia ini sangat senang bermain cilukba dan akan merespons dengan kegirangan.

Bayi Usia 6 Bulan

Berat badan bayi: 6,4-9,7 kg.

Panjang badan bayi: 63,6-71,6 cm.

Pada setengah tahun usianya, pemahamannya terhadap dunia di sekitarnya semakin bertambah. Bunda bisa memberikan stimulasi untuk menari minatnya, seperti gambar, mainan, atau membacakan buku. Selain itu, interaksi seperti mengajak bayi berbicara atau mengobrol juga dapat semakin mengembangkan kemampuan linguistiknya.

Indra Peraba

Bayi usia 6 bulan semakin tertarik dengan variasi tekstur. Ia akan menunjukkan ketertarikan untuk merasakan gerakan air, meremas kertas, hingga menyentuh rerumputan.

Stimulasi indra peraba ini adalah latihan tepat menjelang masa MPASI. Ini karena pengetahuan sensori bayi semakin luas, termasuk terhadap tekstur dan rasa makanan. Hal ini akan membantu melatih fokus bayi dan menjawab penasaran mereka terhadap rasa dan tekstur tertentu dalam makanan.

Penglihatan

Setelah dapat melihat jelas benda-benda besar dengan pola kontras, kini si Kecil akan mulai tertarik melihat benda-benda kecil. Ia akan menunjukkan ketertarikan terhadap aksesori yang Bunda kenakan atau detail pada mainannya, seperti hidung boneka. Hal ini ia tunjukkan dengan fokus melihat suatu benda, kemudian mencoba meraihnya.

Motorik & Kesadaran

Si Kecil kini sudah mampu duduk tanpa bantuan Bunda. Ia juga sudah bisa merangkak, bahkan mencoba berdiri dengan bantuan pegangan. Saat dibaringkan tengkurap, bayi akan menggunakan tangannya untuk mengangkat badan bagian atas serta menarik lututnya ke depan untuk bertumpu. Kemampuan linguistiknya pun semakin maju. Ia akan semakin senang mendengar dan menanggapi celotehan Bunda.

Setiap anak tumbuh dan berkembang dengan kecepatan dan tahapan berbeda-beda. Sebaiknya Bunda tidak membandingkan kemampuan si Kecil pada usia tertentu dengan anak lain. Ingat Bun, pertumbuhan bukanlah perlombaan. Berikan si Kecil stimulasi dan rangsangan sesuai tahapan tumbuh kembangnya.

Konsultasikan seluruh perkembangan bayi dengan dokter anak jika ada hal-hal yang memengaruhi kesehatan anak. Saat kunjungan dokter dan jadwal vaksinasi, informasikan seluruh perkembangan bayi, termasuk berat dan tinggi badan. Dokter juga akan memberikan saran untuk tumbuh kembang bayi yang optimal.


Sumber:

id.theasianparent.com/perkembangan-bayi

id.theasianparent.com/perkembangan-anak-2-tahun

id.theasianparent.com/perkembangan-anak-3-tahun/

webmd.com/parenting/baby/features/stages-of-development#1

hellosehat.com/parenting/perkembangan-bayi/panjang-berat-badan-bayi-12-bulan/

bounty.com/baby-0-to-12-months/development

Go to Top