Momen Pertama

Mengenal Makanan Pendamping ASI bersama dr. Hani Purnamasari, MsiMed., SpA.

12 December 2017

Memasuki usia 5 bulan, Bunda sudah mulai bisa mengenalkan si kecil dengan Makanan Pendamping ASI atau yang biasa dikenal dengan sebutan MPASI. Namun, Bunda pasti akan kebingungan saat akan menyusun menu MPASI untuk si kecil. Sebelumnya, Bunda juga harus mengetahui bahan makanan apa yang bisa digunakan untuk menu MPASI pertama si kecil, juga apakah si kcil alergi terhadap jenis bahan makanan tertentu. Di bawah ini adalah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para Bunda mengenai MPASI, berikut dengan solusi langsung dari pakarnya, dr. Hani Purnamasari, MSiMed., SpA.

8 Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Bunda Terkait Makanan Pendamping Asi Dan Jawaban Dari Pakar

mengenal makanan pendamping asi

1. Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Usia 4 & 5 Bulan

Q: Anak saya usia 5 bulan dan masih ASI eksklusif. Karena saya sedang puasa, takutnya nutrisi yang saya berikan buat dia akan berkurang. Dan apakah boleh memberikan MPASI di usia 5 bulan?

A: Bila anak sudah berusia 5 bulan dan masih menyusui ekslusif, disarankan untuk tidak menyusui, karena nantinya ia akan bergantung pada ASI ibu saja. Terlebih lagi, dikhawatirkan produksi ASI ibu akan berkurang selama ibu berpuasa. Bayi yang sudah siap makan dan tidak tercukupi kebutuhannya hanya dengan ASI saja, di mana pertumbuhannya menjadi kurang baik, dapat diberikan MPASI dini di usia 4-6 bulan.

Q: Apakah anak usia 4 bulan sudah boleh diberikan buah pisang? Usia berapa anak boleh diberikan MPASI?

A: Sebaiknya, MPASI diberikan di usia 6 bulan bila tidak ada masalah dengan berat badan/status gizi anak. Namun, bila dengan ASI saja berat badan tidak naik sesuai harapan, pikirkan untuk pemberian MPASI dini (usia 4 - 6 bulan) dengan memperhatikan kesiapan bayi untuk makan.

2. BAB Tidak Lancar/Keras

Q: Anak saya sekarang usia 7 bulan, dan pup-nya terkadang keras kadang tidak. Apakah tidak cocok dengan MPASI-nya?

A: BAB cenderung keras, konstipasi bisa merupakan salah satu tanda alergi pada makanannya. Penyebab lain adalah cairan yang kurang selama pemberiuan MPASI atau makanan dengan konsistensi yang kurang tepat (terlalu padat).

3. Menaikkan Tekstur Makanan

Q: Anak Saya usia 7 bulan 12 hari masih makan bubur saring. Pada usia berapa dapat dinaikkan tekstur makanannya?

A: Bila memang bayi sudah mampu, segera naikkan tekstur. Boleh segera diberikan nasi tim beserta lauk dan sayuran. Misalnya, nasi tim + wortel parut + hati ayam goreng dan diparut.

4. Cara Mengenalkan Makanan Pendamping ASI (MPASI)

Q: Anakku usia 6 bulan susah sekali dikenalkan pada MPASI. Tidak mau mengonsumsi apa pun. Bagaimana cara mengenalkan MPASI?

A: Awal MPASI diberikan satu jenis makanan, 1 - 2 kali sehari, 1 - 2 sendok per kali makan. Masa perkenalan selama seminggu pertama, selanjutnya bayi sudah harus mendapatkan gizi seimbang dengan kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral yang cukup. Sebagai contoh pertama kali makan diberikan bubur nasi + ASI.

Q: Anakku sudah 6 bulan, tapi mau dikenalkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI) malah menangis. Bagaimana solusinya?

A: Berikan makan sebelum bayi menyusu. Bisa jadi bayi terlalu kenyang dengan ASI-nya, sehingga menolak makan karena kenyang.

5. Frekuensi Pemberian MPASI ( Makanan Pendamping ASI)

Q: Anak Saya usia 7 bulan. Harus berapa kali diberikan MPASI dalam sehari?

A: MPASI yang dianjurkan WHO adalah makanan rumahan yang mengandung gizi seimbang (kaya karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah cukup sesuai kebutuhan bayi. Di usia 6 - 9 bulan, bayi sebaiknya diberikan makan 3x makanan utama dan 2x makanan selingan. Pemberian secara bertahap disesuaikan kemampuan makan bayi.

Q: Bagaimana jadwal pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk anak usia 10 bulan dalam sehari?

A: Usia 10 bulan, bayi dapat makan 3 - 4 kali makanan utama dan 2 kali makanan selingan. Bila bayi tidak sensitif atau alergi, pada prinsipnya bayi dapat diberikan semua makanan yang bayi mau. Asalkan mengandung gizi seimbang (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dengan jumlah yang cukup.

6. Penggunaan MSG Untuk MPASI

Q: Kemarin Saya sempat baca di salah satu artikel, bahwa penggunaan MSG diperbolehkan asal tidak berlebihan. Apakah benar?

A: Tidak dianjurkan menggunakan MSG pada makanan bayi. Sedikit garam dan gula serta bumbu alami seperti bawang putih, daun jeruk, dll. dapat ditambahkan, sehingga makanan bayi lebih beraroma dan disukai bayi.

7. Pengenalan Nasi

Q: Anak Saya usia 9 bulan, senang makan namun berat badan susah naik. Apakah sudah boleh diberikan susu UHT? Pada usia berapa dikenalkan dengan nasi?

A: Perlu dievaluasi kembali apakah makanan yang diterima bayi sudah mengandung kalori yang dibutuhkan? Pastikan makanan yang diberikan padat kalori. Prinsipnya, berikan porsi kecil, namun sering. Berikan UHT bila bayi sudah berusia >1 tahun dan anak sulit makan. Pada usia satu tahun, diharapkan anak sudah makan makanan keluarga.

8. Usia Maksimal Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI)

Q: MPASI diberikan maksimal usia berapa ya? Misalnya nasi tim, karena saat ini anak Saya usia 15 bulan masih makan nasi tim. Apakah sudah boleh makan makanan bersantan?

A: Usia satu tahun diharapkan bayi mulai makan makanan keluarga, dan di usia dua tahun, kebutuhan kalori dari ASI sudah tergantikan oleh makanan yang dimakan oleh anak. Makanan bersantan baik diberikan pada anak karena padat kalori.

Go to Top