Olahraga yang Perlu Dihindari Selama Kehamilan

29 July 2017

Olahraga memang punya banyak manfaat untuk kehamilan Bunda, seperti yang dijelaskan di laman ini. Tapi, olahraga mana yang Bunda pilih untuk menjaga kebugaran Bunda selama kehamilan? Senam ibu hamil? Renang? Atau Joging? Yang pasti, dari sekian banyak jenis olahraga, ada beberapa jenis olahraga yang tidak disarankan untuk Bunda lakukan selama kehamilan. Agar kesehatan kehamilan Bunda tetap terjaga, hindarilah beberapa jenis olahraga berikut ini:

  1. Olahraga yang membutuhkan banyak kontak fisik, misalnya olahraga basket, softball, hoki, dll.
  2. Olahraga seperti menyelam perlu dihindari karena perbedaan tekanan dalam air bisa menyebabkan cacat lahir atau masalah kehamilan lainnya.
  3. Olahraga yang memiliki risiko jatuh yang besar, misalnya berkuda, ski, ice skate, dll.
  4. Olahraga yang menyebabkan Bunda harus menahan nafas dalam waktu lama, misalnya saat melakukan beberapa macam posisi yang sulit saat yoga atau saat melakukan latihan angkat beban. Yoga dan angkat beban masih bisa dilakukan selama kehamilan asalkan tidak mengharuskan Bunda untuk menahan nafas.
  5. Kalau usia kehamilan Bunda lebih dari 3 bulan, hindari olahraga yang mengharuskan Bunda untuk berbaring telentang atau berbaring pada sisi kanan tubuh Bunda selama lebih dari 3 menit, misalnya beberapa posisi yoga, dll.
  6. Olahraga yang dilakukan di ketinggian lebih dari 2500 m di atas permukaan laut. Rendahnya tingkat oksigen pada ketinggian ini bisa menyebabkan masalah seperti nafas tersengal-sengal, sakit pada area dada, dll.

Olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang merupakan pilihan terbaik untuk olahraga yang dilakukan selama kehamilan, misalnya berjalan, berenang, lari ringan, senam ibu hamil, yoga hamil, dll. Saat berolahraga, ada baiknya Bunda mendapat pengawasan dari Ayah atau keluarga dekat lainnya, sehingga olahraga dapat dilakukan dengan aman. Selain itu, kalau Bunda mengikuti kelas olahraga tertentu, sebaiknya Bunda mengikuti kelas yang dikhususkan untuk ibu hamil, misalnya senam ibu hamil, yoga hamil, dll. Atau, Bunda juga bisa menginformasikan kepada sang instruktur yoga bahwa Bunda sedang hamil, sehingga Bunda tidak melakukan gerakan yoga yang bisa membahayakan kehamilan Bunda. Dengan berolahraga secara aman, Bunda pun akan mendapatkan manfaat olahraga bagi kehamilan Bunda secara optimal sekaligus menjaga kesehatan kehamilan Bunda.   Sumber: webmd.com/baby/exercise-during-pregnancy myvmc.com/pregnancy/exercises-to-do-and-avoid-during-pregnancy/

Go to Top