Mengembangkan Kemampuan Berbahasa pada Anak

29 July 2017

Komunikasi adalah bagian yang tak bisa lepas dari kehidupan manusia. Salah satu faktor penting untuk mewujudkan komunikasi yang efektif adalah kemampuan bahasa yang baik. Kemampuan linguistik ini merupakan salah satu kecerdasan majemuk yang perlu Bunda kembangkan sejak dini dan bisa dilakukan bahkan sejak belum bayi bisa berbicara.

Kemampuan bahasa bukan sekadar kemampuan berbicara, tapi juga kemampuan anak mengolah kata dan berkomunikasi, baik secara lisan dan tulisan. Berarti hal ini termasuk juga kemampuan anak mendengarkan dan mengolah informasi tersebut, kemudian menyampaikan informasi tersebut kembali. Untuk mengasah kemampuan-kemampuan tersebut, beberapa hal yang bisa Bunda lakukan adalah:

  1. Tumbuhkan rasa suka membaca sejak dini. Ajak pula si kecil ke perpustakaan dan toko buku untuk memberinya akses terhadap berbagai jenis buku. Selain itu, tentu saja Bunda juga harus memberikan contoh yang baik baginya. Tunjukkan bahwa Bunda dan anggota keluarga lain suka membaca. Tunjukkan pula manfaat dari banyak membaca pada anak. Pada akhirnya, dia pun akan mengikuti contoh yang Bunda berikan dan tumbuh jadi anak yang suka membaca.
  2. Bacakan buku yang ia sukai, dan sebaliknya mintalah ia untuk membacakan buku yang ia sukai untuk Bunda.
  3. Dorong anak untuk menulis jurnal atau diary. Perlu Bunda ketahui, kebiasaan ini tak hanya mengasah kecerdasan linguistik anak, tapi juga kecerdasan intrapersonalnya. Hal ini bisa menjadi stimulasi beberapa kecerdasan majemuk sekaligus dalam 1 aktivitas bermanfaat.
  4. Mintalah si kecil untuk mencatat aktivitas keluarga selama seminggu, lalu melaporkannya kepada Bunda serta anggota keluarga yang lain. Ketika pergi berlibur bersama, Bunda juga bisa memintanya untuk menceritakan kegiatan berlibur secara lisan maupun tulisan.
  5. Permainan seperti puzzle atau scrabble juga bisa menjadi stimulasi kecerdasan majemukanak, terutama kecerdasan linguistiknya.

Anak dengan kecerdasan linguistik yang terasah tak hanya akan pandai menulis, membaca, dan bercerita, tapi juga memiliki memori yang baik untuk mengingat nama, tempat, serta informasi lainnya. Dengan kemampuan ini, si kecil bisa tumbuh menjadi seorang penulis, pembawa acara, editor, jurnalis, atau pengacara. Tapi, sebenarnya dengan kemampuan berbahasa yang baik, si kecil bisa tumbuh menjadi apapun yang ia mau.

Sumber: school.familyeducation.com/multiple-intelligences/learning-style/linguistics/66376.html parentedge.in/pdf/cover-story.pdf

Go to Top