Mengapa Produk Bayi Harus Tested Hypo-Allergenic?

29 July 2017

Beberapa bayi memang lebih sensitif terhadap produk bayi dibandingkan bayi lainnya. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan pada tipe kulit serta sistem kekebalan tubuh mereka. Contohnya, ketika tubuh tidak memproduksi protein filaggrin pada kulit, fungsi kulit untuk melindungi tubuh jadi tidak maksimal. Hal ini bisa menyebabkan eczema, yaitu salah satu gejala alergi pada kulit. Selain itu, risiko alergi juga semakin meningkat pada bayi yang baru lahir, ketika sistem kekebalan tubuhnya belum bekerja dengan sempurna bertemu dengan berbagai hal dari lingkungan yang bisa mengiritasi kulitnya. Penggunaan produk bayi yang tepat dengan cara yang tepat pula bisa membantu mengatasi masalah alergi. Tapi sebaliknya, penggunaan produk bayi yang salah justru bisa menyebabkan reaksi alergi seperti ruam dan gatal. Karena itulah, pemilihan produk bayi yang tepat sangat penting. Salah satu cara untuk mengurangi risiko alergi adalah dengan menggunakan produk bayi yang telah tested hypo-allergenic. Produk ini biasanya menggunakan bahan-bahan yang lebih lembut. Selain itu, produsen produk ‘tested hypo-allergenic’ menguji produk mereka pada 100 hingga 200 subjek selama kurun waktu tertentu untuk melihat reaksi kulit mereka terhadap produk tersebut. Karena itulah, risiko alergi yang disebabkan oleh produk bayi yang ‘tested hypo-allergenic’ menjadi sangat kecil. Untuk menghindari masalah alergi, sebaiknya Bunda mengoleskan sedikit produk perawatan bayi pada lengan si kecil sebelum menggunakannya, terutama kalau produk tersebut belum pernah Bunda gunakan sebelumnya. Setelah itu, tunggu selama 1 jam. Kalau kulit si kecil tidak menunjukkan reaksi alergi, Bunda bisa menggunakan produk tersebut seperti biasa. Tapi, kalau produk tersebut menyebabkan reaksi alergi, segera hentikan penggunaan produk tersebut. Bahan setiap jenis produk dari 1 merk yang sama pun berbeda. Jadi, produk yang berbeda dari merk yang sama bisa memberikan hasil yang berbeda pula pada kulit si kecil. Maka dari itu, mencoba sedikit produk tersebut pada kulit si kecil sebelum penggunaan dalam jumlah banyak sangat penting untuk mengurangi masalah alergi. Tapi tentu saja, langkah pertama adalah dengan memilih produk bayi ‘tested hypo-allergenic’ yang memiliki risiko lebih kecil untuk menyebabkan alergi. Jadi, jangan sampai salah memilih produk bayi ya, Bunda. Sumber: http://www.healthlinkbc.ca/healthyeating/eczema-food-allergy-babies.html http://www.webmd.com/children/environmental-exposure-head2toe/infant-skin http://www.huffingtonpost.com/2013/01/19/skin-care-products-natural-hypoallergenic-unscented_n_2450045.html#slide=703131

Go to Top