Makanan Penyebab Ruam Popok Makanan Penyebab Ruam Popok

Makanan Penyebab Ruam Popok

29 July 2017Diaper rash yang dialami si kecil tak kunjung sembuh? Padahal Bunda sudah melakukan berbagai tindakan pencegahan seperti rajin mengganti popok si kecil setelah kotor, menjaga kebersihan kulit si kecil, hingga memakaikan popok dan baju dengan ukuran yang tepat. Tapi, kenapa si kecil masih mengalami diaper rash juga? Bunda, bisa jadi makanan yang dikonsumsi Bunda atau si kecil adalah penyebabnya.

Pada usia 5-6 bulan, bayi biasanya mulai dikenalkan pada makanan padat. Hal ini akan mengubah tekstur dan frekuensi buang air besar pada bayi, terutama kalau sistem pencernaannya belum bisa mencerna suatu bahan makanan dengan baik. Faktor ini menjadi salah satu penyebab terjadinya diaper rash. Beberapa bahan makanan yang bisa menyebabkan hal ini adalah bahan makanan yang cenderung asam seperti beberapa jenis jeruk, tomat, nanas, dan anggur. Protein yang terkandung dalam gandum, produk olahan susu, kedelai, dan kacang-kacangan juga bisa menyebabkan masalah ruam popok. Karena itu, Bunda disarankan untuk menghindari beberapa bahan makanan tersebut hingga anak berusia 1 tahun, ketika pencernaannya sudah lebih mampu mencerna bahan makanan tersebut dengan lebih baik.

Jika si kecil sudah menghindari bahan makanan tersebut tapi ia masih mengalami ruam popok, bisa jadi Bunda juga harus memperhatikan makanan yang Bunda konsumsi. Makanan yang Bunda nikmati bisa mempengaruhi ASI Bunda, sehingga pada akhirnya berpengaruh pada si kecil. Dengan kata lain, bisa jadi ruam popok yang dialami anak disebabkan oleh makanan yang Bunda konsumsi.

Selain menyebabkan alergi, beberapa makanan tertentu juga bisa menyebabkan masalah diare pada bayi. Risiko diaper rash akan meningkat saat si kecil mengalami diare. Karena itu, cermatlah memilih makanan yang akan dikonsumsi si kecil, ya. Kalau si kecil masih menyusu, makanan yang Bunda konsumsi juga harus diperhatikan karena bisa juga mempengaruhi si kecil. Kalau si kecil akan mencoba bahan makanan baru, tunggu setidaknya 4 hari sebelum memperkenalkan bahan makanan baru lainnya, sehingga Bunda bisa menentukan penyebab alergi dan diaper rash dengan mudah.

Sumber: yeastinfection.org/how-diet-can-impact-a-childs-diaper-rash-yeast-infection/#.U-yDd1ZD7wI homemade-baby-food-recipes.com/diaper-rash-and-baby-food.html

Go to Top