Zwitsal | Cara Mudah Stimulasi Perkembangan Otak Bayi Zwitsal | Cara Mudah Stimulasi Perkembangan Otak Bayi

Zwitsal | Cara Mudah Stimulasi Perkembangan Otak Bayi

29 July 2017

Sebagai orang tua, Bunda tentu ingin agar si kecil tersayang tumbuh dan berkembang dengan baik, serta mencapai potensi maksimum yang ia miliki. Memberikan stimulasi pada si kecil sejak dini adalah langkah yang bisa Bunda lakukan untuk membantu si kecil mengembangkan potensinya. Tapi, stimulasi seperti apa yang bisa Bunda berikan untuknya? Stimulasi yang diberikan Bunda tidak harus rumit ataupun berbiaya.

Penelitian neurosains menunjukkan bahwa stimulasi dari audio visual seperti DVD pelatihan otak bayi justru menurunkan tingkat perkembangan kemampuan bahasa bayi. Padahal, ketika si kecil membaca buku bersama orang tuanya, tingkat perkembangan bahasanya justru meningkat. Jadi, stimulasi yang diberikan pada si kecil sebaiknya dilengkapi dengan interaksi antara si kecil dengan Bunda.

Waktu dan energi yang Bunda berikan pada si kecil adalah hadiah terindah baginya. Menurut penelitian neurosains, beberapa stimulasi lain yang bisa Bunda berikan pada si kecil adalah:

  1. Tummy time Sejak berumur 3 minggu, Bunda bisa membiasakan si kecil untuk berbaring tengkurap. Hal ini membantu stimulasi otot lehernya dan mengaktifkan jalan batang otak yang penting untuk perkembangan otak yang sehat.
  2. Stimulasi visual Benda apapun yang dilihat si kecil merupakan stimulasi baginya. Benda atau mainan dengan berbagai bentuk dan warna bisa jadi stimulasi visual yang menarik untuk si kecil.
  3. Bermain bebas Sesekali biarkan si kecil bermain sendiri dan mengeksplorasi dunianya. Otak bayi menjadi terlatih ketika ia melihat dan menyentuh objek baru yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
  4. Pijat bayi Sentuhan yang dirasakan bayi saat dipijat memberikan stimulasi pada otaknya. Ada beberapa jenis pijatan yang bisa Bunda berikan pada si kecil. Langkah-langkahnya bisa Bunda pelajari di http://localhost/zwitsalold/baby-spa.
  5. Aktif  bergerak Mengajak si kecil untuk aktif bergerak akan membantu ia belajar untuk mengkoordinasikan dan menyeimbangkan tubuhnya.

Penelitian neurosains membuktikan bahwa memberikan stimulasi pada si kecil memang penting. Tapi, Bunda juga harus pandai memilih waktu yang tepat untuk memberikan stimulasi tersebut karena stimulasi yang berlebih saat si kecil merasa tidak nyaman akan membuatnya semakin rewel.

Jadi, cermatlah memperhatikan suasana hati si kecil sebelum memberikan stimulasi untuknya. Saat ia merasa siap mendapat stimulasi dari Bunda, berinteraksilah dengannya untuk memberikan stimulasi tersebut demi mengembangkan potensi si kecil.

Sumber: http://www.wellbeing.com.au/article/Features/Parenting/Building-baby%E2%80%99s-brain_1163 http://www.aboutourkids.org/articles/stimulation_development_during_infancy_tuning_in_your_baby039s_cues

Go to Top