Zwitsal | Mempersiapkan Kamar Bayi

29 July 2017

Sambil menanti kehadiran si kecil, yuk mulai merancang dan menata kamar buat si bayi! Apa saja yang harus dipersiapkan? Yuk ikuti tips berikut ini. Sirkulasi udara Tak masalah ukuran kamar kecil atau besar, yang penting pastikan kamar bayi memiliki sirkulasi udara yang baik. Kamar harus memiliki jendela yang dapat dibuka sehingga ada pergantian udara di dalam kamar.

Adanya jendela juga memungkinkan sinar matahari dapat masuk sehingga kamar tidak gelap dan tidak lembab. Perabotan kamar Saat masih bayi, yang  paling utama dibutuhkan dalam kamar adalah:

  • Boks bayi
  • Meja ganti baju
  • Lemari pakaian
  • Sofa atau kursi yang nyaman buat bunda menyusui
  • Boks atau lemari untuk menyimpan mainan dan buku

Bisa jadi pemikiran juga untuk memilih boks bayi yang adjustable sehingga bisa digunakan si kecil untuk jangka waktu yang cukup lama. Bahkan untuk lemari pakaian, bisa dipilih lemari yang modelnya awet sehingga juga bisa digunakan sampai si kecil tumbuh besar. Penerangan Kamar Dalam kamar idealnya membutuhkan beberapa penerangan.

  • Lampu atas yang terang sehingga bunda mendapat cukup penerangan apabila perlu melakukan hal-hal yang butuh ketelitian seperti saat mengganti popok.
  • Lampu yang temaram untuk menemani si kecil tidur.

Pilih bentuk dan jenis lampu yang aman dari jangkauan si kecil, seperti lampu tempel atau lampu gantung. Perhatikan juga letak kabel dan lubang-lubang listrik, amankan dari jangkauan si kecil. Dinding Ada banyak cara untuk menghias dinding:

  • Bisa juga dibiarkan kosong dan dicat dengan warna-warna pastel.
  • Kalau mau sedikit lebih meriah, bisa juga dibuat mural  dinding dengan gambar-gambar yang disukai anak dengan warna-warna yang seru.
  • Wallpaper juga bisa jadi alternatif untuk ‘mewarnai’ dinding, pilih warna dan motif yang senada dan satu tema dengan perabotan kamar.

Yang penting, kalau berencana mengecat kamar, sebaiknya pilih cat yang aman untuk anak (non-toxic). Lantai Hindari pemakaian karpet karena dapat menyimpan debu. Pilih lantai kayu atau keramik yang mudah dibersihkan. Hindari juga penggunaan karpet kecil (rug) yang tidak memiliki pelapis karet di bawahnya, karena beresiko membuat si kecil terpleset. Sumber: Ayahbunda

Go to Top