Baby Walker: Perlu atau Tidak?

29 July 2017

Baby walker adalah salah satu perlengkapan bayi yang cukup populer, terutama untuk bayi berusia 6-12 bulan yang sudah semakin aktif bergerak. Perlengkapan bayi ini dianggap memberikan stimulasi yang diperlukan bayi untuk belajar berjalan. Tapi siapa sangka, ternyata anggapan itu salah!

Menurut The American Academy of Pediatrics, penggunaan baby walker justru tidak disarankan. Beberapa alasan yang mendasari pernyataan ini adalah:

  1. Baby walker dianggap justru menghambat perkembangan anak, karena perlengkapan bayi ini membuat bayi lebih mudah berpindah dari 1 tempat ke tempat lainnya. Akibatnya, ia jadi tidak terdorong untuk merangkak atau merambat secara normal. Padahal, tahapan itu merupakan langkah penting pada tumbuh kembang anak.
  2. Baby walker hanya memperkuat kaki bayi bagian bawah, sedangkan kaki bagian atas dan pinggul bayi yang diperlukan untuk kemampuan berjalan justru tidak terlatih dan menjadi lemah.
  3. Baby walker umumnya memberikan perasaan ‘aman’ yang salah. Orang tua jadi tidak terlalu memperhatikan anaknya yang sedang berada di baby walker. Padahal kenyataannya, kecelakaan tetap bisa terjadi ketika walker terguling karena tersangkut mainan, karpet, ataupun benda lain. Menurut laporan Consumer Products Safety Commission tahun 1994, baby walker bahkan menyebabkan lebih banyak kecelakaan dibandingkan perlengkapan bayi lainnya.

Lalu, perlengkapan bayi seperti apa yang bisa mendorong dan membantu anak untuk berjalan? Bunda bisa membelikan mainan seperti truk, kereta dorong kecil, kursi, ember besar, ataupun lainnya yang bisa didorong oleh si kecil sambil merangkak ataupun berjalan. Namun, pastikan benda-benda tersebut cukup kokoh sehingga tidak mudah terguling. Mainan atau benda seperti ini dapat membantu memperkuat otot dan bagian kaki yang tepat untuk membantu bayi belajar berjalan. Tapi tentu saja, Bunda harus tetap mengawasi si kecil untuk menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan.

Beberapa negara seperti Kanada sudah melarang penggunaan baby walker sejak tahun 2004. Pelarangan ini muncul karena penggunaan baby walker dianggap menimbulkan lebih banyak bahaya daripada manfaatnya. Dengan info ini, semoga Bunda bisa lebih cermat membelikan perlengkapan bayi untuk si kecil, ya.

Sumber:

http://www.drgreene.com/qa-articles/baby-walkers/

http://aapgrandrounds.aappublications.org/content/3/1/1.full

http://consults.blogs.nytimes.com/2010/02/22/the-dangers-of-baby-walkers/

http://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-home/pages/Baby-Walkers-A-Dangerous-Choice.aspx

Go to Top