Bergabung bersama zwitsal

Yuk, daftarkan diri Bunda untuk mendapatkan informasi kami

  • Artikel dari
    Para Ahli

  • Personalisasi
    Konten Bunda

  • Penawaran
    Menarik

×

Apa Makanan yang Baik Untuk Ibu Hamil?

Makanan yang Baik Untuk Ibu Hamil
Aug 12 2012

Asupan makanan untuk ibu hamil merupakan salah satu yang harus jadi perhatian penting selama masa kehamilan. Walaupun sedang mengandung jabang bayi, bukan berarti porsi makan bertambah jadi 2 kali lipat, lho. Salah-salah nanti berat badan Bunda akan naik secara berlebihan. Sebaiknya Bunda mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas. Karena itu, konsumsi makanan dalam jumlah yang wajar dan pastikan Bunda mengonsumsi makanan yang baik untuk ibu hamil dan janin, seperti beberapa makanan berikut ini:

  1. Ikan
  2. Ikan laut mengandung banyak Omega 3 yang baik untuk perkembangan otak. Namun jika Bunda tidak yakin dengan kualitas ikan laut akibat air laut yang tercemar, coba ganti dengan ikan air tawar. Kebutuhan Omega 3 juga masih bisa dipenuhi melalui suplemen anjuran dokter.

  1. Telur
  2. Pilihlah telur yang difortifikasi dengan Omega 3 yang merupakan bahan makanan yang baik untuk ibu hamil.

  1. Sayuran
  2. Pilih warna dan jenis sayuran yang berbeda setiap harinya, diutamakan yang berwarna hijau, jika perlu pilih yang organik, sehingga makanan untuk ibu hamil bebas dari bahan kimia berbahaya.

  1. Daging
  2. Pilih yang segar dan bermutu baik. Batasi makan daging bagian jeroan, seperti paru, babat, dan usus karena kolesterolnya tinggi.

  1. Buah-buahan
  2. Pilih yang segar dan berwarna karena vitaminnya lebih banyak. Cuci bersih kulit buah dengan sabun khusus buah dan sayur, untuk membuang lapisan lilin.

  1. Sumber karbohidrat
  2. Beras merah lebih unggul dari beras putih sebab kandungan seratnya lebih banyak, vitamin dan mineralnya 2-3 kali lebih banyak (di antaranya vitamin B) dan zat besinya lebih tinggi. Untuk roti, pilih dari gandum (whole wheat), bukan tepung putih karena seratnya lebih banyak.

  1. Minyak goreng

  2. Pilih minyak yang lebih sehat untuk menggoreng, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak sayur, dan lainnya. Jika pakai minyak goreng kelapa sawit, gunakan minyak baru dan hindari penggunaan minyak bekas (jelantah) karena mengandung zat benzena yang mencetus kanker.

Selain makanan yang disarankan di atas, ibu hamil juga dianjurkan untuk menghindari makanan dan minuman berikut ini:

  1. Makanan mentah atau setengah matang
  2. Seperti: telur mentah, daging setengah matang, kerang mentah, sashimi, sushi mentah, dan lain-lain. Hindari juga makanan olahan dari telur mentah, seperti dressing untuk salad dan mayonnaise
    Bahan pangan mentah atau setengah matang bukan merupakan bahan makanan yang baik untuk ibu hamil karena berisiko tercemar kuman penyakit dan bisa menimbulkan infeksi. Misalnya, bakteri Listeria (mengakibatkan keguguran atau janin meninggal dalam kandungan), bakteri Salmonella (memicu keguguran), parasit Toksoplasma (janin berkondisi abnormal), serta bakteri E. coli (merusak usus dan ginjal).

  1. Seafood
  2. Ikan hiu, sushi mentah, seafood yang diasapkan, serta jenis ikan apapun yang berasal dari air laut atau sungai yang telah terpolusi sangat tidak disarankan sebagai makanan untuk ibu hamil.

  1. Kafein dan Teh herbal secara berlebihan
  2. Kafein bisa ’menembus’ plasenta, sehingga akan memengaruhi detak jantung serta sistem pernapasan janin. Bahkan, beberapa studi menyebutkan, minum kopi secara berlebihan erat kaitannya dengan rendahnya berat badan lahir bayi dan meningkatkan risiko mengalami keguguran dan janin meninggal saat lahir. Hati-hati dengan beberapa teh herbal yang diramu dengan daun raspberry atau rosemary, sebab bisa memicu terjadinya kontraksi.

  1. Keju dan produk susu mentah atau belum dipasteurisasi
  2. Seperti: susu mentah, keju lunak seperti keju Brie, Camembert, Feta, Blue Cheese, dan Roquefort (kecuali pada label tertera dibuat dari susu yang telah dipasteurisasi). Produk dari susu mentah atau belum dipasteurisasi (dipanaskan sampai suhu 60°C selama 30 menit untuk membunuh bakteri) bisa mengandung sejumlah kuman, yaitu Listeria, Salmonella, E. coli, dan lain-lain, yang menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui makanan.

  1. Minuman alkohol, soda, dan minuman lainnya yang kandungan gulanya tinggi
  2. Air putih dan jus buah segar adalah minuman paling baik dikonsumsi siapa pun, terutama bagi ibu hamil.

Pemilihan makanan untuk ibu hamil yang tepat akan membantu Bunda memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan Bunda dan si kecil dalam kandungan Bunda, sehingga membantu menjaga kesehatan kehamilan Bunda.

Sumber:
www.essentialbaby.com.au