Articles > Bayi

Suhu Ruangan Ideal untuk Kenyamanan Bayi

Metabolisme dan fungsi tubuh bayi yang baru lahir memang belum sempurna. Itu sebabnya bayi cenderung lebih mudah kepanasan dan kedinginan, karena tubuhnya belum bisa menyesuaikan diri dengan suhu di lingkungannya dengan cepat. Saat dalam kandungan Bunda, bayi Bunda terbiasa dengan suhu tubuh ibu, yaitu sekitar 37°C. Tapi proses adaptasi langsung dimulai ketika ia lahir. Semakin muda bayi dilahirkan, semakin sulit pula ia beradaptasi dengan suhu lingkungannya. Itu sebabnya bayi prematur akan dimasukkan dulu ke dalam inkubator. Lalu, demi perawatan bayi yang baik, suhu ruangan seperti apa yang ideal untuk bayi?

Kondisi suhu lingkungan yang ideal adalah tidak terlalu panas agar bayi tidak terlalu banyak berkeringat yang bisa menyebabkan biang keringat, dan tidak terlalu dingin agar bayi tidak mengalami hipotermia. Patokan suhu yang nyaman untuk bayi bisa Bunda dapat dari si kecil sendiri. Kalau dia merasa kedinginan atau kepanasan, biasanya dia akan menangis untuk mengkomunikasikan rasa tidak nyaman yang ia alami. Biasanya temperatur yang disarankan untuk bayi di negara beriklim tropis seperti Indonesia adalah 24-26° C. Suhu ini bisa jadi patokan saat mengatur suhu pendingin ruangan. Tapi, perhatikan juga reaksi si kecil terhadap suhu tersebut, karena bisa jadi dia lebih menyukai berada di ruangan yang lebih hangat ataupun lebih dingin dari suhu tersebut.

Hal lain yang perlu diperhatikan selain suhu ruangan dalam perawatan bayi adalah:

  1. Jangan arahkan AC, air cooler, ataupun kipas angin secara langsung ke arah bayi.
  2. Bersihkan filter AC dan kipas angin secara teratur agar bebas bakteri dan aman digunakan.
  3. Usahakan agar ruangan tempat bayi berada memiliki sirkulasi udara yang baik.
  4. Bila bayi sering berada dalam ruangan ber-AC, jaga kelembaban kulitnya dengan baik, karena AC cenderung membuat kulit menjadi kering, terutama pada kulit bayi yang sensitif.

Inti dari perawatan bayi adalah menjaga agar si kecil tetap nyaman, sehingga ia bisa beradaptasi dengan lingkungannya serta tumbuh dan berkembang dengan baik. Karena itu, idealnya Bunda menjaga agar suhu ruangan tempat dia berada membuatnya merasa nyaman. Tapi, seperti yang disebutkan tadi, indikator paling penting adalah reaksi si kecil. Kalau ia tidak rewel, berkeringat sedikit bukan masalah, asal Bunda menjaga agar bajunya yang basah segera diganti dan menjaga agar ia tidak terkena biang keringat.

  

Sumber:

http://www.tabloidnova.com/Nova/Keluarga/Anak/Bayiku-Kedinginan-Nggak-Ya

http://lifestyle.okezone.com/read/2011/11/13/27/528721/large