Bergabung bersama zwitsal

Yuk, daftarkan diri Bunda untuk mendapatkan informasi kami

  • Artikel dari
    Para Ahli

  • Personalisasi
    Konten Bunda

  • Penawaran
    Menarik

×

Peran Ayah di Mata si Kecil

Peran Ayah di Mata si Kecil
Jul 02 2015

Hal-hal yang dibutuhkan bayi mungkin terlihat sederhana. Bayi perlu dijaga kebersihan tubuhnya, diberi makan agar tidak lapar, dan digendong atau dipeluk hingga tertidur lelap. Semua kebutuhan itu rasanya bisa dipenuhi oleh kehadiran Bunda. Jadi, apa peran Ayah sebagai orang tua bagi bayi yang baru lahir? Apakah Ayah hanya bertugas mencari nafkah untuk menghidupi Bunda dan si kecil saja?

Jangan sampai anggapan ini membuat Ayah enggan untuk mengambil bagian dalam perawatan si kecil. Ayah tidak perlu menunggu hingga si kecil agak besar untuk bisa ambil bagian dalam kehidupannya. Semakin dini Ayah berperan aktif dalam perawatan bayi, manfaat positifnya pun akan semakin dirasakan oleh keluarga!

Bayi mungkin terlihat seperti makhluk kecil yang belum bisa memahami dunianya. Tapi, sebenarnya ia mempelajari banyak hal dari orang-orang di sekitarnya dan lingkungannya. Menurut sebuah penelitian, bayi bahkan sudah bisa membedakan suara Ayah dan Bunda sejak ia masih dalam usia kehamilan minggu ke-22. Setelah si kecil lahir pun ia sudah bisa membedakan Ayah dan Bunda dari suara langkah yang didengarnya! Ayah di mata si kecil bukan sekadar ‘orang asing’ yang berpenampilan berbeda dengan Bunda. Si kecil pun bisa mengenali dan membedakan Ayah dan Bunda.

Peran Ayah yang aktif dalam perawatan bayi tak hanya baik untuk membantu si kecil mengenali Ayah saja. Stimulasi yang Ayah berikan saat melakukan perawatan pada bayi seperti memandikan atau memijat bayi dalam langkah pada Zwitsal Baby Spa merupakan variasi dari stimulasi yang diberikan Bunda kepada si kecil. Hal sederhana seperti perbedaan intonasi bicara maupun perbedaan suara antara Ayah dan Bunda saja bisa dianggap sebagai variasi stimulasi yang merangsang perkembangan otak bayi.

Selain itu, Ayah dan Bunda pun cenderung punya peran dan kebiasaan yang berbeda dalam merawat atau bermain bersama si kecil. Misalnya, permainan yang dilakukan Ayah bersama si kecil biasanya lebih aktif dibandingkan permainan yang dilakukan oleh Bunda. Variasi dan perbedaan kebiasaan bermain antara Ayah dan Bunda ini juga dapat melatih kecerdasan yang berbeda pada anak.

Neurosains juga menunjukkan bahwa peran Ayah sangatlah penting dalam mengembangkan kecerdasan anak. Selain itu, Ayah juga punya peran dalam mengembangkan perilaku anak. Menurut Amato & Rivera dalam buku Paternal Involvement and Children’s Behavior Problems, anak yang memiliki ayah yang aktif terlibat dalam perawatan dan pertumbuhannya memiliki masalah perilaku yang lebih sedikit di sekolah dibandingkan anak lainnya. Sebuah buku lain, Fatherneed: Why Father Care is as Essential as Mother Care for Your Child, juga menyatakan bahwa keterlibatan Ayah dalam perawatan bayi dan anak akan mendorong anak untuk mengeksplorasi dunianya. Itu sebabnya anak yang memiliki Ayah yang aktif memiliki rasa ingin tahu yang lebih tinggi dan memiliki kemampuan problem solving yang lebih baik.

Jadi, mari coba langkah Zwitsal Baby Spa pada si kecil. Senyum si kecil yang Ayah dapatkan ketika ia mengenali Ayah tentu akan membuat Ayah merasa bahagia. Selain itu, Ayah juga tentu ingin ambil bagian dalam mengembangkan kecerdasan si kecil, bukan?

 

Sumber:
webmd.com
parenting.com
fatherandchild.org.nz
dad.info
www.fatherhood.gov